Liburan Akhir Tahun Gunakan Mobil, Ingat Batas Maksimal Mengemudi

Medikantyo, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 52 2146372 liburan-akhir-tahun-gunakan-mobil-ingat-batas-maksimal-mengemudi-lQWbFOgvwK.jpg Berkendara dalam arus padat liburan berisiko menguras energi pengemudi (Foto: Okezone.com/pool)

JAKARTA - Melakukan perjalanan menuju lokasi berlibur dengan berkendara jarak jauh, marak dipilih selama momen musim liburan akhir tahun. Perjalanan menggunakan kendaraan roda empat bersama keluarga maupun sanak saudara dianggap sebagai pilihan ekonomis mewujudkan rencana liburan idaman.

Padahal banyak aspek yang seharusnya jadi pertimbangan dalam mempersiapkan perjalanan agar berlangsung aman serta lancar sampai tujuan. Selain mempersiapkan kendaraan secara teknis, pengendara juga wajib berada dalam kondisi fisik optimal jelang berada di balik kemudi.

 Berkendara luar kota

Termasuk untuk tidak memakasakan diri dalam kondisi mengemudi dalam jarak jauh, serta mengutamakan istirahat cukup. "ketahanan pengemudi bisa menentukan perjalanan. Kurang primanya pengemudi bisa membuat kendaraan lepas kendali walaupun hanya sesaat," ujar Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC).

Waktu perjalanan wajib disesuaikan dengan kapabilitas maksimal manusia secara pengemudi, termasuk meluangkan saat untuk beristirahat. "Anjuran saya secara pribadi perjalanan berkendara tidak boleh mengemudi selama delapan jam berurutan," kata Jusri menambahkan.

Jeda waktu disarankan bagi pengendara untuk beristirahat selama berkendara jarak jauh, setidaknya selama dua jam sekali. "Saat sesi istirahat pertama bisa digunakan untuk melakukan relaksasi, sementara pada periode istirahat berikutnya sebisa mungkin digunakan untuk tidur atau sesi power nap," ujar Jusri saat dihubungi Okezone.

Pemanfaatan sesi istirahat tersebut untuk memejamkan mata sejenak sangat dianjurkan Jusri, demi pengendara tetap fit. Selain itu, menjaga asupan berupa air putih selama perjalanan juga diperlukan, karena pengemudi bisa kehilangan cairan selama berkendara dalam jarak jauh.

 Pengemudi mengantuk

Memilih rute perjalanan dengan mengambil ruas jalur dengan arus lebih kondusif atau lengang sebaiknya diutamakan oleh pengguna kendaraan pribadi. "Jalur favorit, karena lebih padat, bisa menimbulkan stress atau mental disturbance yang bahkan berisiko kehilangan energi lebih besar," ucap Jusri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini