Biaya Perbaikan Mobil Matik yang Terendam Banjir

Nizar, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 01:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 02 52 2148648 biaya-perbaikan-mobil-matik-yang-terendam-banjir-hBkjHrJs9f.jpg Mobil terendam banjir (foto: Okezone/Heru Haryono)

JAKARTA - Bencana banjir mengakibatkan banyak warga mengalami kerugian materi, salah satunya mobil. Akibatnya, mobil bisa rusak dan tidak bisa dikendarai. 

Untuk melakukan perbaikan transmisi matik pada mobil, pemilik bengkel Worner Matic, Hermas Prabowo menyebutkan, biaya yang dikeluarkan tergantung kerusakan yang dialami mobil.

Karenanya sebelum melakukan estimasi biaya, ada baiknya pemilik mobil tidak menyalakan mesin setelah terendam agar tidak ada korsleting yang memengaruhi perangkat pada transmisi matik yang mengandalkan kelistrikan.

mobil matik

Ketika mobil terendam banjir adalah mengecek kondisi oli, kelistrikan pada mobil, dan transmisi mesin serta dari biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki mobil tersebut tergantung dari tingkat kerusakannya.

“Kalau untuk kerusakan yang tidak terlalu parah biasanya dikenakan harga yang berkisar Rp500 – Rp700 ribuan untuk penggantian oli mesin dan oli transmisi, “ ujarnya saat dihubungi Okezone.

 mobil banjir

Hal tersebut tentunya berbeda jika kondisi kendaraan yang dialami cukup parah misalnya seperti water hammer. Water hammer merupakan kondisi ketika mobil tidak bisa dinyalakan karena terdapat air yang masuk ke dalam ruang bakar di dalam mesin. Akibat dari water hammer nantinya setang piston akan bengkok dan merusak komponen lainnya.

Ia menambahkan menjelaskan bahwasannya akibat bengkoknya dari setang pada piston dapat mengakibatkan piston menabrak blok mesin. Jika hal ini terjadi maka pemilik mobil kemungkinan akan mengeluarkan uang puluhan juta karena harus mengganti mesin dari mobil tersebut.

 mobil terendam banjir

Selain water hamer, kerusakan pada bagian Electronic Control Unit (ECU) juga menjadi salah satu hal yang terparah jika mobil tersebut terendam banjir. Pasalnya jika ECU tersebut rusak, tak banyak yang bisa memperbaikinya dan harus diganti degan biaya yang cukup mahal.

“Untuk ECU jika harus diganti, memakan biaya paling murah Rp7 juta dan yang paling mahal bisa mencapai sekitar Rp20 juta rupiah,” tambahnya. (MUF)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini