Mobil Terendam Banjir Kenapa Harus Turun Mesin?

Mufrod, Jurnalis · Sabtu 04 Januari 2020 01:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 03 52 2148979 mobil-terendam-banjir-kenapa-harus-turun-mesin-g1gTgyPH9c.jpg Banjir di Jakarta rendam puluhan mobil (foto: Okezone/Heru)

JAKARTA - Mobil yang terendam air banjir dengan ketinggian mencapai kap mesin memang harus menjalani perbaikan dengan cara turun mesin. Kondisi tersebut harus dilakukan, karen mesin telah terendam air dalam waktu lama dan berdampak air masuk ke dalam mesin.

Bercampurnya air ke dalam mesin, bisa terjadi karena resapan air yang telah masuk diantara sekat sambungan blok mesin dan bagian saluran buang atau saluran pengecekan oli mobil. Kondisi tersebut jika dibiarkan bisa menyebabkan air yang masuk ke mesin bisa membuat kinerja mesin bermasalah.

 Perbaikan mobil yang alami kebanjiran

"Air yang tercampur dengan pelumas di bagian mesin, harus melalui pengurasan secara maksimal. Langkah pengurasan dengan cara membersihkan seluruh bagian internal mesin untuk memastikan tak ada air yang tersisa di dalam mesin," ungkap Didi kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

 Mobil terendam banjir

Ia menambahkan air yang masuk di dalam mesin jika dibiarkan akan berdampak pada rusaknya komponen internal mesin. Beberapa bagian akan mengalami korosi dan berkarat, kondisi tersebut jika dibiarkan lama dan tidak diperbaiki bisa membuat kinerja mesin terganggu.

Untuk lebih memastikan kerusakan pada mobil yang terendam banjir, baiknya pemilik mobil melakukan pengecekan ke bengkel resmi yang memiliki peralatan lengkap dan sesuai standar pabrikan. Dengan standar tersebut, mobil yang terendam banjir terlebih dahulu akan dikuras olinya dan didiagnosa kerusakan apa yang perlu diperbaiki dari kondisi mobil yang terendam banjir.

 banjir Jakarta

"Baiknya memang mobil langsung di bawa ke bengkel resmi untuk didiagnosa kerusakan akibat banjir, sehingga konsumen tetap nyaman dalam urusan perbaikan mobilnya," pungkas Didi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini