nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pentingnya Memahami Adab Mengemudi di Jalan Tol Bisa Kurangi Kecelakaan

Medikantyo, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 13:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 08 52 2150606 -MOUYK0KCOn.jpg Kondisi jalan tol yang dipenuhi pengemudi (foto: Okezone)

JAKARTA - Adab mengemudi di jalan tol dinilai mampu menekan angka kecelakaan yang terjadi, perilaku dan gaya mengemudi yang agresif menjadi penyumbang kecelakaan yang terjadi. Karenanya sangat penting bagi pengguna jalan tol, untuk memahami adab mengemudi di jalan tol, agar terhindar dari risiko kecelakaan yang bisa terjadi kapanpun dan di manapun.

Menurut, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, adab mengemudi merupakan pemahaman dari peraturan secara menyeluruh untuk membentuk perilaku berkendara aman. Pemahaman dasar bagi pengemudi antara lain terkait marka serta fungsi jalur yang harus diikuti seluruh pengemudi jalan tol.

Pengguna jalan tol

Seperti pada posisi lajur di jalan tol yang disiapkan untuk beberapa jenis kendaraan baik bobot maupun kecepatannya. Di jalan bebas hambatan pengelola telah menyediakan jalur bahu jalan atau darurat, jalur lambat, jalur tengah, sampai jalur cepat. "Kesadaran pengemudi harus dimulai dari posisi jalur yang tepat, misalnya kendaraan berat atau truk di sisi kiri sementara kendaraan pribadi dalam kecepatan normal berada di tengah," katanya.

 Fungsi adab di jalan tol

Insiden fatal bisa saja terjadi saat pengendara tidak memakai jalur sesuai peruntukannya. Seperti mendahului kendaraan lain di bahu jalan. "Sebaliknya sangat dihindari untuk kendaraan berhenti pada sisi jalur kanan dengan arus kencang, tidak menutup kemungkinan terjadi kecelakaan," kata Jusri.

Anjuran lain yang patut diingat oleh pengendara kendaraan di jalan tol, adalah pendekatan saat masuk maupun keluar. Melalui pendekatan yang tepat saat mendekati pintu keluar maupun selepas menempelkan kartu di gerbang masuk tol bisa mempengaruhi arus lalu lintas dalam ruas jalan tersebut.

 Adab di jalan tol

Pengemudi memiliki kesempatan untuk melajukan kendaraan, untuk menyamai kecepatan sesuai dengan mobil lain dalam lajur yang ada. Saat pengendara memilih untuk memasuki lajur jalan tol dengan kecepatan rendah, berakibat kendaraan yang melaju ke arah gerbang berdeselerasi sehingga mobil lain ikut melakukan pengereman.

 membangun adab di jalan tol

Sebaliknya pengemudi kendaraan yang berada di jalur kiri maupun tengah, sebaiknya menyesuaikan diri sebelum mendekati pintu masuk dan keluar tol. "Kendaraan besar bisa bergeser ke tengah untuk memberikan jalan dan ruang, sehingga pengendara tidak perlu menerobos jalur paling kanan saat masuk tol, harus bertahap," ujar Jusri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini