nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Syarat Motor Modifikasi Punya Status Legal Beredar di Jalan Raya

Medikantyo, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 23:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 312 2156337 syarat-motor-modifikasi-punya-status-legal-beredar-di-jalan-raya-6t5UZWNe7X.jpg Bentuk modifikasi model skuter matik (skutik) (Foto: Okezone.com/Medikantyo Adhikresna)

JAKARTA - Salah satu keinginan pemilik kendaraan roda dua, adalah melakukan modifikasi demi meningkatkan penampilan maupun performa motornya. Caranya bisa dengan menambahkan komponen baru maupun menghilangkan salah satu bagian dari kendaraan tersebut sesuai keinginan.

Dalam memutuskan melakukan modifikasi tersebut, pengendara motor sebaiknya memperhatikan sejumlah batasan serta regulasi yang mengikat. Apalagi berkaitan dengan peraturan perundangan lalu lintas, apabila motornya masih digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari.

 Modifikasi motor

Prinsip yang harus dipegang adalah, modifikasi motor tersebut jangan sampai menghilangkan fungsi utamanya sebagai alat transportasi yang aman dan nyaman. Pertimbangan tersebut disampaikan oleh pemilik rumah modifikasi motor Katros Garage, Andi 'Atenx' Akbar.

Menurutnya modifikator memang memiliki kebebasan dalam mengubah sebuah motor menjadi bentuk apapun. "Tetapi, kalau mengacu kepada perundagan yang berlaku, setidaknya motor tersebut harus memiliki jarak sumbu roda sesuai aslinya. Kalau sasis boleh saja diubah tetapi wheelbase harus tetap," ujarnya saat ditemui Okezone di Bekasi, Jawa Barat.

Regulasi yang ada juga melarang kendaraan roda dua, secara sengaja diubah dengan melakukan penambahan roda tanpa tujuan khusus. Langkah modifikasi tersebut otomatis menjadikannya tidak lagi menyandang status legal sebagai sebuah sepeda motor, kecuali memang dirancang memiliki roda tambahan dari pabrik.

Gubahan tersebut apabila dilakukan dapat melanggar Pasal 277 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Disebutkan bahwa setiap individu dilarang memodifikasi kendaraan bermotor yang menyebabkan perubahan tipe aslinya. 

Modifikasi motor

Setiap perubahan yang dilakukan, serta dinilai melanggar peraturan lalu lintas karena mengubah tipe kendaraan secara drastis bisa dikenakan denda. Berdasarkan Pasal 277 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 itu nominal dendanya bisa mencapai Rp24 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini