Kebiasan Gunakan Posisi Netral saat Turunan, Jadi Penyebab Truk ODOL Kecelakaan

Medikantyo, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 22 52 2156605 kebiasan-gunakan-posisi-netral-saat-turunan-jadi-penyebab-truk-odol-kecelakaan-hV0ujZdvkV.jpg Ilustrasi dampak kecelakaan truk (Foto: Okezone.com/pool)

JAKARTA - Faktor kelalaian pengemudi ikut mengambil peran dalam terjadinya kecelakaan truk dengan kondisi kelebihan muatan dan dimensi (ODOL). Salah satunya ketika pengendara melajukan kendaraan dalam kondisi transmisi netral, demi menghemat konsumsi bahan bakar.

Pengemudi kerap menganggap enteng pengaruh muatan, terhadap kekuatan komponen kendaraan angkutan besar yang dikendarainya. Padahal, kinerja perangkat komponen seperti rem sudah disesuaikan oleh produsen, dengan daya angkut maksimal kendaraan yang dianjurkan.

 Truk Kecelakaan

Temuan terkait kebiasaan buruk pengemudi tersebut, disampaikan oleh Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu. "Muatan yang melebihi batas maksimal mengakibatkan kemampuan antisipasi komponen pada gaya beban menjadi menurun bahkan hilang," ujarnya kepada Okezone melalui pesan singkat.

Jusri menyebut kebiasaan pengemudi melajukan truknya dengan transmisi netral ini, umum ditemukan pada kondisi jalan yang menurun. Kondisi transmisi netral ikut menghilangkan fungsi engine brake atau pengereman dengan tenaga mesin, yang sebenarnya membantu deselerasi kendaraan.

Laju truk dalam kondisi transmisi netral ini, diibaratkan oleh Jusri sebagai anak panah yang lepas kendali. "Sering terjadi kerusakan pada perangkat rem yang berbahan karet saat dipaksakan menahan laju kendaraan, hal ini biasanya menyebabkan kecelakaan," ujar Jusri menambahkan.

Rusaknya perangkat rem disebabkan beban besar yang harus ditanggug diluar batas akomodasinya, saat pengemudi bermaksud mengurangi kecepatan laju truk. Hal tersebut otomatis menyusutkan kemampuan pengereman sehingga laju kendaraan tak bisa lagi dikendalikan.

 Truk Kecelakaan

Kebiasaan ini bisa dihilangkan dengan menerapkan edukasi secara luas, kepada pengemudi. Tujuannya adalah memberi pemahaman maupun pengetahuan mengenai cara berkendara yang minim risiko, apalagi untuk memutuskan menyupiri truk dalam keadaan ODOL di jalan raya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini