Bebaskan BBN-KB, Anies Harapkan Pengguna Kendaraan Listrik Bertambah

Medikantyo, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 24 52 2157810 bebaskan-bbn-kb-anies-harapkan-pengguna-kendaraan-listrik-bertambah-ntOplEPJNN.jpg Gubernur DKI Anies Baswedan saat kendarai motor listrik (Foto: Okezone.com/Medikantyo Adhikresna)

JAKARTA - Era elektrifikasi kendaraan listrik mendapat dukungan khusus di kawasan Ibu Kota, dengan keluarnya Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2020. Kebijakan tersebut memuat Insentif Pajak BBN-KB atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (BEV) untuk Transportasi Jalan.

Keluarnya peraturan tersebut menjadikan DKI Jakarta sebagai provinsi pertama, yang memiliki kebijakan khusus terkait penggratisan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Baru (BBN-KB). Penggratisan itu berlaku khusus diterapkan untuk warga Jakarta yang membeli kendaran bermotor berbasis listrik penuh (EV) baik roda dua maupun empat.

 Mobil Listrik

Anies menyebut peraturan ini memiliki pengecualian alias tidak berlaku untuk jenis kendaraan hybrid maupun semi-listrik. "Tidak masalah kendaraan pribdai maupun umum, hanya untuk kendaraan bermotor 100 persen menggunakan listrik berbasis baterai," katanya kepada Okezone pada Kamis 23 Januari 2020.

Peraturan tersebut sudah ditandatangani oleh Anies, selaras dengan regulasi sebelumnya yakni Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019. Isi dalam Ingub tersebut mengatur kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan kualitas udara di Ibu Kota, termasuk dengan pengurangan polusi melalui dukungan pada penggunaan BEV.

Regulasi terkait insentif pembebasan BBN-KB kendaraan listrik penuh ini, berlaku sejak 15 Januari 2020 sampai berakhir pada 31 Desember 2024. "Terhitung mulai tahun 2020 kegiatan jual-beli, tukar menukar, hibah, warisan, kendaraan motor berbasis listrik baik roda empat maupun roda dua diberikan pembebasan pajak BBN," kata Anies kepada Okezone.

Rencana pembebasan pajak BBN kendaraan listrik baru, sebelumnya disampaikan Anies saat menggelar pawai bertajuk Jakarta Langit Biru tahun lalu. Pemprov DKI mengharapkan perluasan serta bertambahnya pengguna mobil listrik dapat meningkatkan kualitas udara Jakarta, karena minimnya kadar emisi dari BEV tersebut.

 Motor Listrik

Dimulainya kebijakan berupa insentif bagi pemilik kendaraan listrik ini, diharapkan menjadi pendorong utama menggeliatnya pasar kendaraan mobil listrik dalam waktu dekat. Terlebih sejumlah produsen disebut bersiap meluncurkan model mobil maupun motor listriknya untuk dipasarkan secara luas di masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini