nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkait Emisi, MotoGP Akan Gunakan Mesin 2 Tak

Nizar, Jurnalis · Sabtu 25 Januari 2020 13:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 24 53 2158029 terkait-emisi-motogp-akan-gunakan-mesin-2-tak-SUV48RwDBG.jpg Mesin MotoGP (foto: ist)

JAKARTA - Dengan adanya peraturan yang mengharuskan sebuah ajang balap Motogp harus terbebas dari emisi-emisi karbon, banyak yang beranggapan bahwa Motogp di tahun 2025 akan kembali menggunakan mesin 2 tak.

Pengembangan pada beberapa teknologi seperti direct injection, pressure charging, sistem pengapian baru, penggunaan bahan bakar baru, dan teknologi lainnya akan membuat mesin 2 tak ini dinilai lebih efisien ketimbang mesin 4 tak yang dipakai pada saat ini. Hal inilah yang membuat peluang mesin 2 tak dapat kembali di Motogp pada tahun 2025 mendatang.

 Mesin MotoGP

Seperti yang diketahui sebelumnya, penggunaan mesin 2 tak dalam sebuah ajang balap MotoGP telah dihentikan pada tahun 2001 lalu. Pemberhentian tersebut dikarenakan emisi yang dihasilkan pada motor-motor balap ini kurang bagus terhadap lingkungan. Dengan alasan tersebut, pihak Motogp memberikan solusi dengan menghadirkan varian mesin 4 tak yang menggantikan mesin 2 tak sebelumnya.

 Mesin motoGP

Selain itu, langkah Motogp untuk kembali meggunakan mesin 2 tak ini juga disebabkan oleh ketertarikan Kepala Teknis Formula 1, Pat Symonds yang berencana menggunakan 2-Tak dalam spesifikasi baru unit mesin pada tahun 2025.

“Saya tertarik untuk kembali menggunakan mesin 2 tak di Formula 1 lantaran jauh lebih efisein serta memiliki suara yang khas. Teknologi ramah lingkungan juga bisa memodifikasi mesin tersebut, jadi di masa depan kami mungkin akan menggunakan spesifikasi tersebut,” ujar Pat Symonds yang dilansir dari situs bikesportnews.com.

 Mesin MotoGP

Terkait akan beredarnya isu tersebut, pihak dari Motogp masih belum memutuskan apakah akan tetap memakai mesin yang digunakan sekarang, atau ikut ke motor listrik seperti yang ada di MotoE, ataukah mesin 2 tak yang sedang hangat dibicarakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini