Yang Harus Dilakukan Sebelum Mengganti Bilah Wiper

Medikantyo, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 52 2158976 yang-harus-dilakukan-sebelum-mengganti-bilah-wiper-9M8u3aIF8Z.png

Tidak semua orang bisa mengganti penyeka kaca mobil atau yang disebut wiper. Meski begitu, caranya tidak sulit. Sebelum melakukannya Anda perlu tahu bagian-bagian bilah wiper itu sendiri. Berikut sedikit petunjuk yang dikutip dari berbagai sumber :

1. Ketahui bagian bilah wiper yang akan diganti. Pembersih kaca depan mobil dibuat dengan tiga bagian dasar: lengan bawah yang memanjang dari bagian dasar kaca depan, bilah logam atau plastik yang terpasang pada lengan bawah, dan bilah karet yang berfungsi menyeka kaca depan mobil. 

Ketika bilah wiper kaca depan mobil diganti, sebenarnya Anda hanya sedang mengganti bilah karet yang telah usang oleh pengaruh air dan cuaca buruk.

2. Ukurlah bilah wiper yang Anda perlukan dan beli penggantinya. Untuk mengetahui ukuran bilah pengganti, ukurlah terlebih dahulu bilah karet lama dengan bantuan penggaris atau meteran/pita pengukur. Tuliskan hasil pengukuran secara tepat, lalu pergilah ke toko onderdil untuk membeli bilah karet dengan ukuran tersebut.

Jangan berasumsi bahwa bilah wiper kiri dan kanan memiliki ukuran yang sama. Satu sisi bilah sering kali lebih pendek ±2,5–5 cm daripada sisi yang lain.

Ongkos pemasangan untuk sebilah wiper sekitar Rp195.000,00 (dengan kurs Rp13.000,00 per 1 Dollar Amerika). Anda akan menghemat biaya bila dapat memasangnya sendiri.

Baca Juga : 5 Kerusakan yang Sering Terjadi pada Wiper Mobil

Paket baterai mobil ini dapat terisi penuh melalui pengisian normal berdaya 240 V, dengan estimasi waktu sekitar 6 jam. Sedangkan, jika menggunakan modul stasiun pengisian daya cepat berjenis CHAdeMO berdaya 50 kW atau 100 kW akan terisi sebanyak 80 persen dalam waktu rata-rata 55 menit.

Hyundai Motors Indonesia menegaskan belum menyepakati harga jual, walaupun ada distributor yang sudah menyampaikan niat mengedarkannya ke masyarakat luas. "Kami belum bisa berkomentar mengenai hal tersebut, karena untuk saat ini penggunaan Hyundai Ioniq baru disiapkan untuk GrabCar Electrik," ujar Sung.

Tahap awal Grabcar Electric sendiri resmi mengoperasikan total 20 unit armada, yang berpusat di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta. Seluruh kendaraan elektrifikasi sedan empat pintu tersebut diketahui masih didatangkan secara impor utuh dari Korea Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini