Share

Korlantas Polri Sebut Pelat Nomor Khusus Mobil Listrik Diterapkan Tahun Ini

Medikantyo, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 52 2161094 korlantas-polri-sebut-pelat-nomor-khusus-mobil-listrik-diterapkan-tahun-ini-Gg4iL7DUdU.jpeg Pelat nomor kendaraan (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Kesiapan regulasi menjadi salah satu faktor penunjang berjalannya ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Termasuk adanya model registrasi dan identifikasi nomor kendaraan khsuus untuk kendaraan berbasis tenaga baterai penuh (EV), yang disiapkan oleh Korlantas Polri.

Target penerapan maupun ketersediaan pelat nomor khusus mobil listrik berbasis tenaga baterai penuh (EV) ini disampaikan oleh Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Halim Pagara. "Insya Allah tahun ini (ditetapkan)," katanya saat memberi konfirmasi kepada Okezone beberapa waktu lalu.

 Pelat nomor

Bentuk pelat nomor khusus kendaraan listrik itu dibedakan dengan tambahan warna biru, pada ruang bagian bawah. Warna tersebut akan menempati sisi yang sama dengan tercantumnya masa berlaku pelat nomor TNKB, sementara warna dasar pelat masih sama sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2012.

Tanda khusus berupa warna biru pada sisi bawah pelat nomor itu, dikombinasikan dengan warna sesuai dengan peruntukan kendaraan. Seperti warna hitam oada kendaraan pribadi, kuning untuk angkutan umum, merah pada mobil dinas milik lembaga pemerintah, maupun putih untuk kendaraan diplomat atau kedutaan asing.

Kebijakan dari Korlantas Polri berdasarkan kewenangan untuk melakukan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Terutama terkait dengan penerbitan dokumen seperti BPKB, STNK, serta TNKB tersebut, selurunya menjadi syarat sah kepemilikan kendaraan juga untuk dapat digunakan oleh pengendara di jalan raya.

Penentuan ciri khusus, berupa warna biru, untuk pelat nomor kendaraan listrik sendiri berasal dari diskusi dan pembahasan Korlantas Polri dengan berbagai pihak. Serta disesuaikan dengan tema besar gerakan elektrifikasi kendaraan bermotor berdasarkan Perpres Nomor 55 Tahun 2019.

 Pelat nomor

Ketentuan mengenai pelat nomor khusus ini hanya akan dipakai alias diperuntukkan bagi kendaraan berbasis baterai penuh (EV), baik roda dua, empat, maupun lebih. Sementara untuk mobil dengan teknologi elektrifikasi lain seperti rangkaian mesin hybrid maupun plug-in hybrid (PHEV) masih menggunakan pelat nomor reguler.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini