Bagi-Bagi Jatah Wilayah, Ini Cara Tiga Produsen Mobil Perkuat Penjualan

Senin 03 Februari 2020 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 52 2162260 bagi-bagi-jatah-wilayah-ini-cara-tiga-produsen-mobil-perkuat-penjualan-wnFzAO0nQ8.jpg Para petinggi aliansi Mitsubishi, Nissan dan Renault (foto: Carsciops)

YOKOHAMA - Munculnya berbagai permasalahan dalam aliansi Nissan, Renault dan Mitsubishi, membuat aliansi ini terus merancang strategi untuk memperkuat penjualannya di banyak negara.

Bahkan ketiga pembuat mobil menekankan bahwa Aliansi sangat penting untuk pertumbuhan strategis dan meningkatkan daya saing untuk setiap perusahaan. Ditengah penunjukan CEO baru Renault Luca de Meo, setelah produsen asal Prancis ini memiliki kekosongan petingginya.

 Jajaran produk andalan Nissan

Langkah memperkuat aliansi di pasar otomotif global, ketiga produsen mobil tersebut juga mengungkap pentingnya memanfaatkan kekuatan diantara tiga merek mobil yang masing-masing memiliki keunggulan dan kekuatan yang cukup besar. Tak hanya pada peluncuran mobil terbaru, melainkan pengembangan dari teknologi modern.

Bahkan Alliance Operating Board (AOB), mengungkap salah satu strategi bersama yang akan dilakukan yakni membagi wilayah di setiap produsen untuk lebih fokus dalam pengembangan bisnis dan penjualannya. Meski berbeda wilayah dengan adanya aliansi ini setiap produsen bisa memperkuat posisi aliansi yang memiliki banyak keuntungan dibanding produsen lain.

AOB telah memutuskan bahwa masing-masing dari tiga perusahaan akan menjadi perusahaan referensi untuk wilayah khusus. Nissan akan fokus pada Cina, Renault di Eropa, dan Mitsubishi di Asia Tenggara.

 

Dalam hal teknik, Aliansi akan bekerja pada model pemimpin / pengikut, memperluas skema ini ke platform, powertrain dan teknologi utama. Ini berarti bahwa satu perusahaan akan memimpin dalam Aliansi untuk pengembangan setiap teknologi utama, yang kemudian akan tersebar di antara mitra Aliansi.

Selain kerangka kerja baru, Aliansi telah menegaskan kembali program-program utama yang digariskan pada pertemuan dewan sebelumnya pada bulan November. Untuk mendukung inisiatif yang akan memungkinkan setiap perusahaan anggota untuk meningkatkan daya saing dan keuntungan di tengah pergeseran industri ke layanan mobilitas baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini