3 Penyebab Naiknya Suhu Mobil

Medikantyo, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 87 2162524 3-penyebab-naiknya-suhu-mobil-gJfQEp9t1n.png Ilustrasi suhu mobil. Foto : Istimewa

Temperatur atau suhu kendaraan bisa mempengaruhi kinerja kendaraan. Suhu yang tepat dan stabil membuat kendaraan melaju dengan baik. Sebaliknya bisa suhu terlampau panas, performa kendaraan bisa terganggu. Untuk bisa mengatasi persoalan ini, Anda perlu tahu apa penyebab suhu kendaraan mobil menaik. Berikut penjelasan Daihatsu seperti dikutip dari keterangan resmi :

Radiator rusak

Kondisi radiator yang tidak bagus (misalnya bocor atau tersumbat) bisa mengakibatkan temperatur mobil menjadi panas. Selang yang terhubung dengan radiator, apabila bocor, macet, dan berkerak, juga bisa mengakibatkan naiknya temperatur mobil. Nah, kondisi radiator juga dipengaruhi oleh air radiator yang digunakan.

Banyak orang yang mengganti cairan radiator dengan air sumur, air tanah, dan air mineral biasa. Ketiga cairan tersebut mengandung logam dan mineral yang memicu penyumbatan sehingga mesin bisa cepat panas. Selain itu, naiknya temperatur juga dipicu oleh kipas radiator yang tidak bekerja dengan baik. Kipas radiator yang macet, melemah, switching yang rusak, dan bahkan mati bisa berbahaya bagi keadaan suhu mobil.

Kualitas oli

Kualitas oli juga dapat mempengaruhi temperatur mobil. Oli yang bermutu rendah tidak akan tahan terhadap panas mesin mobil sehingga oli akan menguap. Menguapnya oli ini mengakibatkan mobil kehilangan intensitas pelumas dan komponen yang bergesekan akan menimbulkan panas yang berlebihan. Bukan hanya kualitas oli yang perlu diperhatikan. Kebocoran pada wadah dan selang oli juga bisa mengakibatkan mengurangnya oli secara drastis.

V-belt atau tali kipas

V-belt atau tali kipas pada mobil pun berperan penting menjaga temperatur mobil. Jika tali kipas tidak bekerja maksimal, panas mobil susah dikurangi. Akibatnya, beberapa komponen mobil, seperti kop silinder bisa bengkok, piston berpotensi macet, serta bantalan mesin dan silinder mesin bisa cacat. Selain itu, freon AC juga bisa erkuras habis karena suhu mobil yang terlampau panas.

Untuk mengatasi radiator bocor atau selang yang berkarat Anda harus mengganti komponen-komponen dalam radiator. Kalau perlu, ganti radiatornya. Gunakan air radiator yang tepat seperti air sulingan AC atau air kemasan. Anda juga bisa menggunakan cairan coolant radiator. Jangan lupa untuk mengganti air radiator secara berkala.

Langkah berikutnya adalah dengan memilih oli berkualitas. Dianjurkan untuk membeli oli di tempat resmi. Kalau selang oli bocor, bawalah ke bengkel terdekat.

(ABD)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini