nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunakan Pelumas Sembarangan Berisiko Rusak Mesin, Pilih Oli yang Tepat

Mufrod, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 13:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 05 52 2163655 gunakan-pelumas-sembarangan-berisiko-rusak-mesin-suzuki-luncurkan-oli-oem-6QYKrYyRKB.jpg Suzuki luncurkan pelumas OEM (foto: ist)

JAKARTA – Risiko menggunakan pelumas sembarangan bisa memengaruhi kinerja mesin, di antaranya gesekan antar perangkat mesin. Ini bisa membuat sektor pacu rusak serta merugikan kerugian.

Salah pilih pelumas juga bisa mengakibatkan kinerja mesin bermasalah besar. Di antaranya pelumas tidak mampu memberikan perlindungan dari perangkat internal mesin, suhu mesin meningkat hingga menyebabkan gesekan perangkat mesin karena sistem pelumasan tidak maksimal.

Berikut tips memilih oli yang tepat untuk kendaraan Anda seperti dikutip dari Inews.id :

1. Baca Manual Book Kendaraan

Cara paling mudah dalam memilih oli yang tepat adalah membaca manual book kendaraan. Di dalam buku panduan tersebut, dijelaskan spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat.

Paling simpel memilih oli yang pas adalah membaca manual book mobil Anda. Hal penting lainnya adalah kecocokan dengan mesin serta kualitas, bukan hanya merek.

2. Kekentalan Oli

Setiap oli mesin memiliki fungsi yang sama. Tapi, pelumas tidak akan bekerja maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan karakter mesin kendaraan tersebut.

"Biasanya perbedaan oli dapat dilihat dari kekentalan cairan. Tingkat kekentalan alias viscosity-grade ini ditunjukkan dengan nomor Society of Automotive Engineer (SAE). Semakin encer oli akan semakin baik untuk mesin mobil," katanya.

3. Bahan Pembuatan Oli

Oli kendaraan dibedakan menjadi dua jenis bahan, yakni oli sintesis dan mineral. Oli sintetis dibuat dari berbagai bahan kimia dengan sifat aditif, sedangkan oli mineral terbentuk dari ekstraksi minyak bumi.

Oli yang baik adalah oli mineral yang berasal dari minyak bumi. Artinya, oli ini lebih alami ketimbang oli sintesis yang sudah dicampurkan bahan kimia lain.

4. Perhatikan Oli Palsu

Saat ini, banyak beredar di pasaran tentang oli palsu. Penjual oli biasanya akan mematok harga murah dibanding harga standar.

Mengenali ciri-ciri oli palsu, bisa dilihat dari harga, warna pelumas yang lebih pekat, dari bau agak tengik serta kasar, seperti ada kandungan logam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini