nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khawatir Wabah Korona, Staf Asal China Dilarang Menghadiri India Auto Expo 2020

Medikantyo, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 18:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 05 52 2163909 khawatir-wabah-korona-staf-asal-china-dilarang-menghadiri-india-auto-expo-2020-Eic81QWgCU.jpg India Auto Expo (Foto: Okezone.com/Istimewa)

NEW DELHI - Kekehawatiran akan penyebaran virus korona (Coronavirus/nCov) ikut memengaruhi penyelenggaraan pameran otomotif India Auto Expo 2020. Hal tersebut dikarenakan adanya mayoritas produsen otomotif merupakan merek kendaraan asal China, negara pusat terjadinya endemi itu.

Menyikapi munculnya kecemasan pada penyebaran penyakit itu, produsen asal China serta Gabungan Manufaktur Otomotif India (SIAM), menyatakan tidak ada staf asal negeri Tirai Bambu yang bertugas dalam acara tersebut. Sebagai gantinya, sebagian besar anjungan maupun tampilan kendaraan akan dijaga oleh staf lokal.

 India Auto Expo

Ajang ini akan diikuti oleh produsen asal China seperti SAIC Motor, Great Wall Motor, dan FAW Haima yang menawarkan beragam kendaraan termasuk mobil listrik. Kehadiran mereka dalam perhelatan ini merupakan cara untuk kembali meningkatkan penjualan setelah kelesuan pasar otomotif China sepanjang 2018 lalu.

Great Wall sedianya akan tampil untuk kali pertama dalam ajang ini, dengan rombongan delegasi sebanyak 100 orang termasuk Presiden perusahaan tersebut. Semua anggota rombongan produsen tersebut membatalkan kedatangannya. Namun, rencana untuk mengenalkan model kendaraan seperti SUV Haval dan mobil listrik GWM akan berlanjut.

Perhatian mengenai larangan kedatangan staf asal China tersebut dijelaskan oleh Direktur Marketing and Sales Great Wall India, Hardeep Brar. "Keselamatan dan keamanan publik patut diutamakan, kedatangan pejabat perusahaan kami bisa ditunda sampai masalah ini bisa teratasi," ujarnya seperti dilansir dari Reuters.

Penjualan kendaraan roda empat di Tiongkok tercatat menurun sebanyak delapan persen pada 2019, dibandingkan tahun sebelumnya. Seperti dilansir dari laman Reuters, pengamat di negara tersebut memprediksi tren negatif penjualan kendaraan tersebut masih akan berlanjut memasuki 2020 ini. Sehingga, mengambil ceruk pasar dari konsumen potensial di India diharapkan mampu mengerem tren negatif itu.

 Great Wall

Strategi penjualan kendaraan keluaran produsen asal China adalah layanan koneksi internet pada pusat hiburan dalam kabin mobil. Celah ini muncul melihat absennya sejumlah produsen besar seperti Honda, Nissan, hingga Fiat Chrysler dalam ajang pameran yang berlangsung dua tahunan di India itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini