Emisi Mobil Hybrid Dinilai Lebih Besar dari Mobil Mesin Bensin

Mufrod, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 52 2166133 emisi-mobil-hybrid-dinilai-lebih-besar-dari-mobil-mesin-bensin-FVnvO8k0Ex.jpg Mobil hybrid dinilai tidak ramah lingkungan (foto: Daily Mail )

LONDON - Sebuah penelitian yang cukup mengejutkan baru-baru ini mengungkap terkait kadar emisi dari mobil hybrid yang disebut ramah lingkungan, diklaim justru menghasilkan karbon dioksida tiga kali lebih besar dari mobil konvensional.

Dari penelitian yang dilakukan, diketahui kadar karbon dioksida yang dihasilkan dari mobil hybrid akibat dari beban yang dimiliki mobil hybrid jauh lebih besar dari mobil mesin konvensional atau internal combustion engine (ICE).

 Mobil hybrid

Tingginya karbon dioksida yang dihasilkan, akibat beban mobil hybrid yang lebih berat karena terdapat baterai dan motor listrik, membuat tenaga mesin yang bekerja jauh lebih berat dibanding mobil dengan mesin konvensional. Demikian seperti dikutip dari Daily mail, senin (10/2/2020).

 Hybrid

Dari penelitian yang dilakukan, disebutkan pula bahwa data pengujian yang dilakukan produsen tidak sesuai dengan kondisi saat mobil berada di jalan raya. Dimana emisi yang dihasilkan lebih besar dari nilai pengujian yang dilakukan oleh produsen otomotif.

Penilaian mobil hybrid menghasilkan emisi lebih besar, menjadi salah satu pertimbangan dari rencana Inggris yang akan mulai melarang penjualan mobil hybrid dengan mobil konvensional lainnya mulai lima tahun mendatang atau tepatnya pada 2035.

Larangan tersebut, sebagai langkah Inggris dalam menajalankan komitmennya menjadi negara yang bersih terhadap polusi yang dihasilkan dari emisi gas buang kendaraan.

 Mobil hybrid

Menurut Ewa Kmietowicz, Ketua Tim Transportasi di Komite Perubahan Iklim, penggunaan mobil hybrid plug in sendiri dari beberapa pemiliknya diakui penggunaan motor listrik secara penuh ternyata tidak dapate mendukung jarak ideal dari kapasitas baterai yang dimiliki mobil hybrid, sehingga kerja mesin konvensional lebih mendominasi.

Dengan kinerja mesin konvensional dari mobil hybrid beban tambahan dari baterai dan motor listrik, menjadi masalah dari hasil penelitian yang menyebutkan kadar emisi yang dikeluarkan lebih besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini