Kendala Suplai Komponen, Produsen Ini Urung Kembali Merakit Kendaraan di China

Medikantyo, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 52 2166324 kendala-suplai-komponen-produsen-ini-urung-kembali-merakit-kendaraan-di-china-MskQW4BPES.jpg Ilustrasi pabrik Volkswagen (Foto: Okezone.com/Istimewa)

TIANJIN - Volkswagen AG menunda dimulainya kembali produksi kendaraan di seluruh fasilitas produksinya di China, selama sepekan ke depan. Sedianya perakitan kendaraan buatan Volkswagen di China mulai kembali berjalan pada Senin (10/2/2020) ini. Namun, ditunda kembali akibat kendala teknis yang menghambat aktivitas pabrik.

Kendala yang dimaksud adalah kurangnya suplai suku cadang maupun komponen bahan baku produksi, pada pabrik yang terletak di Tianjin dan Shanghai. Selain itu, karyawan yang bekerja di kedua pabrik itu masih kesulitan memperoleh akses transportasi, untuk dapat kembali beraktivitas secara normal.

 Pabrik Volkswagen

Akar masalah dari kendala tersebut adalah belum optimalnya sistem layanan publik dan industri pendukung di China, usai perpanjangan libur Imlek yang diperpanjang pemerintah setempat. Kebijakan tersebut dilakukan seiring penanganan penyebaran wabah korona di berbagai wilayah, termasuk kemungkinan penularan pada lingkungan industri.

Berdasarkan lembaga analis Standard&Poors (S&P), Volkswagen (VW) rentan mengalami kerugian terbesar akibat penyebaran virus korona di China. Dalam laporannya yang dimuat oleh Bloomberg, S&P menyebut Volkswagen memproduksi serta menjual sekitar 40 persen mobil buatannya di China.

Potensi kerugian yang dialami oleh VW Group berkisar 3 miliar Euro atau sekitar Rp45 triliun. Angka itu berdasar target keuntungan yang ditargetkan oleh induk perusahaan asal Jerman itu kepada usaha gabungan yang beroperasi di China. Sebelumnya, produsen itu menargetkan pertumbuhan pasar sebanyak 1 sampai 2 persen pada 2020.

Volkswagen tidak memiliki pabrik di pusat endemik virus korona yaitu Provinsi Hubei. Meski begitu penutupan pabrik sejak bulan lalu merupakan arahan langsung Pemerintah China, seiring merebaknya wabah Coronavirus. VW masih menghitung ketersediaan komponen maupun suku cadang yang dibutuhkan jelang memulai kembali produksinya.

 Pabrik Mobil

Langkah penutupan pabrik untuk sementara itu, menjadi hambatan utama bagi VW mengejar target penjualan kendaraannya di China. Dalam operasi produksi kendaraan di negara tersebut Volkswagen menjalin kerjasama dengan perusahaan lokal seperti SAIC Motor dan FAW Group, dengan lokasi pabrik terbesar di Shanghai dan Tianjin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini