nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Efek Penggunaan Teknologi Traction Control di MotoGP

Medikantyo, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 18:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 17 53 2169884 efek-penggunaan-teknologi-traction-control-di-motogp-V1ggY8WSKy.jpg Traction Control bekerja saat motor balap MotoGP menikung tajam (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JEREZ - Kehadiran teknologi pada motor balap ajang MotoGP masa kini, berfungsi untuk mengoptimalkan serta menunjang performa pembalap di lintasan. Termasuk juga penggunaan teknologi pengendali traksi (Traction Control) yang diatur melalui sistem elektronik bawaan masing-masing tim.

Penggunaan teknologi Traction Control sendiri menjaga sepeda motor memiliki gaya gesek maksimum antara permukan ban dan trek dalam berbagai kondisi. Mulai dari saat balapan dimulai, ketika pembalap melaju di trek lurus, sampai motor menikung secara maksimal (cornering).

Setiap skenario selama balapan berlangsung membutuhkan putaran roda yang pas, agar tidak terjadi selip sehingga menghambat laju motor. Untuk mencegah kejadian tersebut, pengaturan traksi biasanya mengombinasikan tiga hal seperti dijelaskan Direktur Teknologi MotoGP, Corrado Cecchinelli.

"Beberapa cara tersebut yakni memperlambat pengapian sehingga mesin kehilangan tenaga sejenak, mematikan pengapian sepenuhnya, dan menutup gas. Cara terakhir jarang dilakukan dalam situasi balap karena tidak efektif," ujar Cecchinelli seperti dilansir dari laman Crash.

Kombinasi antara menahan maupun mematikan pengapian pada mesin motor biasa dipakai pada motor balap, dengan mengandalkan sensor perputaran roda yang dipakai. Dengan mendapat tenaga motor dan kendali yang pas dalam setiap manuver, diharapkan pembalap mampu mencatatkan waktu yang optimal di lintasan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini