Singapura Larang Mobil Bermesin Bensin dan Diesel

Medikantyo, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 52 2170775 singapura-larang-mobil-bermesin-bensin-dan-diesel-jSpW2Ds8Df.jpg Pemerintah Singapura berharap masyarakat mulai beralih menggunakan mobil listrik (Foto: Okezone.com/Istimewa)

SINGAPURA - Kebijakan terkait penerapan eletrifikasi kendaraan disampaikan Pemerintah Singapura pada pekan ini. Negara pulau tersebut berencana melarang sepenuhnya peredaran mobil bermesin bensin dan diesel pada 2040 mendatang, seperti disampaikan Menteri Keuangan, Heng Swee Keat.

Penyampaikan kebijakan ini dilakukan sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca serta menanggapi fenomena perubahan iklim yang dirasakan negara tersebut. "Visi kami adalah menghapuskan kendaraan bermesin konvensional serta mengharuskan pemakaian energi terbarukan pada 2040," kata Swee Keat seperti dilansir dari Reuters.

Singapura menjadi negara ketiga yang memasang target pelarangan mobil bermesin konvensional dengan alasan penggunaan energi ramah lingkungan. Sebelumnya langkah serupa disampaikan oleh Norwegia dan Inggris, yang menyebut akan melarang mobil bermesin konvensional pada 2035 nanti.

Larangan pada kendaraan bermotor turut diharapkan mengurangi dampak perubahan iklim, yang mengakibatkan fenomena banjir di sejumlah wilayah akibat kenaikan air laut. Insentif finansial seperti pemotongan biaya registrasi kendaraan sedang dirancang untuk menjadikan mobil listrik lebih terjangkau di Singapura.

Dukungan terhadap langkah elektrifikasi kendaraan oleh Pemerintah Singapura pernah mendapat kritik dari CEO Tesla, Elon Musk. Sebagai pimpinan produsen mobil listrik, Musk menyebut Singapura sebagai negara dengan banderol mobil termahal di dunia, serta populasi mobil listrik yang masih sedikit.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini