nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengendara Bisa Jaga Kondisi Busi Motor Lewat Cara Ini

Medikantyo, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 18:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 19 87 2171012 pengendara-bisa-jaga-kondisi-busi-motor-lewat-cara-ini-KKTWtaqTfB.jpg Busi sepeda motor (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Kinerja pengapian dalam mesin sepeda motor, bergantung sepenuhnya pada komponen busi. Secara spesifik komponen tersebut menjadi pemicu berjalannya pembakaran di mesin ketika pengemudi membuka putaran gas, sehingga menghasilkan akselerasi.

Beban kerja dari busi dipengaruhi oleh seberapa besar bukaan gas yang dilakukan pengendara. Tentu saja, dengan tarikan gas yang lebih besar, kinerja komponen tersebut bisa lebih berat dibanding sebelumnya. Salah satu staf produsen busi yang ditemui Okezone, Heribertus, menjelaskan peran pengendara dalam menjaga kondisi busi.

Dasarnya penggunaan perangkat ini bisa bertahan cukup lama, termasuk busi yang terpasang pada motor sedari awal. Rerata usia pemakaian busi mampu menyentuh angka 10 ribu kilometer. Untuk produk berkualitas tinggi, bahkan mampu bertahan 30 ribu hingga 40 ribu kilometer.

Jangka waktu pakai busi sendiri bisa berkurang bergantung pada gaya berkendara pemilik motor, terutama saat menggeber mesin. "Lebih banyak karena tangan karena semakin berakselerasi api memancar lebih besar jadi pemakaian bisa lebih cepat habis," kata Heribertus.

Pemakaian busi juga tidak boleh dipaksakan melewati batas usia pakainya, walau masih bisa memancarkan api dan menyalakan mesin. Namun seiring perjalanan akan timbul gejala seperti mbrebet hingga pada akhirnya busi gagal memicu pengapian sehingga kinerja mesin mati mendadak.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini