Giliran Mercedes Suarakan Pengaruh Wabah COVID-19 di Masa Depan

Medikantyo, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 21:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 21 52 2172354 giliran-mercedes-suarakan-pengaruh-wabah-covid-19-di-masa-depan-2RigvKzoe8.jpg Ilustrasi pabrik Mercedes Benz di China (Foto: Okezone.com/Istimewa)

BERLIN - Laporan tahunan induk perusahaan Daimler, mulai mencantumkan pengaruh wabah COVID-19 terhadap lini usaha termasuk kegiatan produsen Mercedes-Benz. Dampak penyebaran virus penyebab penyakit pernapasan di China itu, disebut mengancam operasi kegiatan produksi dan penjualan secara global.

Daimler menyebut dampak lebih jauh bisa dirasakan terhadap pasar tenaga kerja serta manufaktur terkait di kawasan Asia. "Risiko terhadap usaha grup Daimler akan terasa lebih luas dari sekadar pertumbuhan penjualan di sejumlah negara," kata Daimler dalam laporan tersebut.

Fasilitas produksi mobil Mercedes Benz di China sendiri menurut pernyataan CEO Daimler, Ola Kallenius, sudah kembali melanjutkan kegiatan pada pekan lalu. Daimler menyebut belum akan menghitung potensi kerugian dari vakumnya kegiatan perakitan, pada pabrik yang terletak di Beijing itu.

Usaha tersebut dijalankan melalui kerjasama setara dengan partner lokal, yakni Beijing Automotive Industry Holding. Pabrik tersebut membuat produk seperti Mercedes Benz GLA, GLC, C-Class, E-Class, sampai model lini kendaraan listrik berbasis baterai EQC.

Sorotan juga diarahkan Daimler pada standar emisi yang semakin ketat terhadap lini modelnya di Eropa. Bahkan, Kallenius menyebut pihaknya semakin kesulitan untuk dapat mengejar kuota yang diinginkan oleh Uni Eropa setidaknya untuk perhitungan tahun finansial 2020.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini