Cegah Kecelakaan, Pemotor Perhatikan Teknik Berkendara Selama Musim Hujan

Medikantyo, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 24 87 2173270 cegah-kecelakaan-pemotor-perhatikan-teknik-berkendara-selama-musim-hujan-nP6YqsJsF0.jpg Ilustrasi berkendara di musim hujan (Foto: Okezone.com/pool)

JAKARTA - Cuaca hujan dengan intensitas tinggi belakangan ini, wajib menjadi perhatian pengguna sepeda motor. Hal tersebut berpengaruh pada kondisi permukaan jalan menjadi basah cenderung licin, sehingga menyimpan risiko kecelakaan lalu lintas lebih besar kepada pemotor.

Risiko ini utamanya mengincar pemotor yang memiliki kebiasaan memacu kendaraan cukup tinggi saat jalanan kering. Meneruskan kebiasaan tersebut dalam kondisi jalanan yang basah, berpeluang memicu kecelakaan terjadi. Kecepatan ideal bagi pengguna sepeda motor selama musim hujan sendiri, berkisar 30 sampai 40 Kpj.

Selain menjaga batas kecepatan tersebut, teknik yang perlu dipertimbangkan pengendara adalah menjaga jarak aman antar kendaraan lain. Jarak kurang lebih satu meter dengan pengguna jalan lain diperlukan, agar pemotor bisa melakukan pengereman maksimal maupun bermanuver menghindari kendaraan lain.

Penyesuaian teknik berkendara itu diperlukan karena pengguna motor pada dasarnya rentan mengalami kecelakaan, termasuk dalam situasi cuaca buruk. "Apalagi kalau sudah terjatuh atau ada benturan sifatnya full body contact atau langsung berpengaruh ke tubuh pengendara," ujar instruktur sekaligus pakar keselamatan berkendara, Jusri Pulubuhu.

Berkendara dalam kecepatan lebih rendah, juga membuat pengguna sepeda motor bisa lebih mewaspadi kondisi sekitar. Munculnya genangan air setelah hujan deras ditambah kemungkinan adanya lubang di permukaan jalan juga menjadi faktor penyebab kecelakaan yang perlu dicermati selama berkendara di musim hujan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini