Penyebab Kerusakan Fitur Pengereman ABS pada Sepeda Motor

Medikantyo, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 22:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 53 2174117 penyebab-kerusakan-fitur-pengereman-abs-pada-sepeda-motor-Y9vOyTdMyb.jpg Ilustrasi teknologi ABS pada sepeda motor (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Model sepeda motor belakangan ini sudah mendapat bekal sistem pengereman Antilock Braking System (ABS). Berbekal sensor serta modul pengaturan elektronik, fitur ABS bisa membantu pengereman optimal saat pengendara melaju di jalan licin atau bergelombang.

Sensor fitur ABS sendiri rupanya sering mengalami kerusakan disebabkan kesalahan pengguna sendiri. Hal tersebut berkaitan dengan kebiasaan pengguna motor memasang gembok pada cakram rem sebelah depan, sampai melakukan modifikasi pada ban sehingga ukurannya tak lagi sesuai dengan fitur ABS.

Pemilik motor memasang gembok dengan tujuan mencegah aksi pencurian, sayangnya efek negatif bisa terjadi berkaitan dengan fitur ABS motor ini. "Sensor ABS bisa bengkok karena perputaran ban tersebut," ujar teknisi senior salah satu ATPM, Endro Sutarto kepada Okezone.

Sedangkan modifikasi berupa penggantian pelek bisa berakibat tidak berfungsinya sensor serta modul ABS secara optimal. Pasalnya, pemasangan fitur ABS, termasuk presisi dari pembacaan sensor, sudah disesuaikan dengan ukuran komponen yang dipasang oleh produsen.

Indikator kegagalan fitur ABS ini bisa terlihat dari menyalanya lampu pada panel informasi unit motor. Kemampuan rem sepeda motor sendiri masih berfungsi normal saat ABS gagal berfungsi. Hanya saja kemampuan dukungan dalam kondisi jalanan licin dan bergelombang menurun jauh.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini