Batal Meluncur di Geneva, BMW Ungkap Konsep Mobil Listrik Secara Daring

Medikantyo, Jurnalis · Minggu 01 Maret 2020 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 01 52 2176470 batal-meluncur-di-geneva-bmw-ungkap-konsep-mobil-listrik-secara-daring-Ri8YfmdXYW.jpg Siluet konsep mobil listrik BMW i4 (Foto: Okezone.com/Istimewa)

BERLIN - Keputusan pembatalan ajang pameran otomotif Geneva Motor Show 2020 berdampak kepada rencana produsen menampilkan model kendaraan terkininya. Hal tersebut dialami oleh BMW yang harus mencari cara lain untuk mengenalkan konsep kendaraan berbasis baterai terbaru yakni lini model i4.

Produsen asal Jerman itu berencana menghadirkan mobil listrik BMW i4 pada 3 Maret 2020 dalam Geneva Motor. Sayang, agenda tersebut dibatalkan menyusul kekhawatiran penyebaran virus korona (COVID-19) selama acara berjalan. BMW kini berpaling menuju saluran informasi daring.

BMW menyebut sedang menyiapkan presentasi melalui layanan streming kepada penggemarnya. Hal ini dilakukan sebagai pengganti penampilan langsung i4 di ajang Geneva Motor Show. Tayangan mengenai presentasi model kendaraan listrik berbasis baterai ini akan menggunakan laman resmi BMW.

Model dengan jenis saloon tersebut dikabarkan akan menjadi pesaing unit sedan keluaran Tesla, Model 3. Seperti dilansir dari laman Autocar, rancangan dari mobil listrik terbaru BMW itu masih mengikuti garis besar BMW Concept 4 Series.

Tampilan antara model BMW i4 dengan BMW Seri 4 terbaru memiliki kemiripan pada sejumlah komponen. Namun, secara persis baru bisa diketahui setelah keduanya muncul di pasar otomotif global pada 2021. Konsep dari Seri 4 anyar sendiri dikabarkan sudah 85 persen siap produksi.

Konfirmasi dari produsen asal Jerman itu menyatakan pemakaian generasi kelima sistem motor penggerak e-Drive pada model BMW i4 nanti. Sistem tersebut terdiri dari dua buah motor listrik dengan kekuatan maksimal 523 hp saat bekerja secara berbarengan.

Untuk baterai yang digunakan di mobil listrik i4, BMW menyebut kapasitasnya mencapai 80 kWh. Memiliki bobot sebesar 550 kg, baterai ini menjadi sumber tenaga sistem penggerak untuk dapat mencapai jarak jelajah optimal sejauh kurang lebih 600 Km.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini