Permintaan Kendaraan Otonom Melonjak Akibat Wabah Korona

Medikantyo, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 52 2180981 permintaan-kendaraan-otonom-melonjak-akibat-wabah-korona-b9r4lKTrYr.jpg Mobil otonom Neolix di China (Foto: Okezone.com/Weibo)

BEIJING - Wabah virus korona (COVID-19) di China justru membawa dampak positif bagi produsen mobil berteknologi otonom. Perusahaan mobil otonom sekaligus operator jasa pengantaran di China, Neolix, menyebut terdapat permintaan pada kendaraan otonom buatannya dalam dua bulan terakhir.

Angka pemesanan kendaraan berteknologi otonom buatan Neolix mencapai 200 unit. Jumlah tersebut melonjak dari keluaran sebanyak 125 unit mobil otonom, sejak proses produksi kendaraan tersebut dimulai pada Mei 2019. Catatan positif itu diungkap oleh Pendiri Neolix, Yu Eunyan.

"Pemahaman masyarakat China terhadap mobil otonom berbalik setelah wabah korona terjadi. Muncul kesadaran bahwa kendaraan ini mampu mengatasi risiko seperti penularan virus sehingga membantu kebutuhan transportasi di masa sulit," ujar Yu seperti dilansir dari laman Autonews.

Konsumen dari perusahaan seperti Alibaba Holding Group, Meituan Dianping, serta grup perusahaan JD menyatakan minat pada kendaraan otonom buatan Neolix. Mobil otonom berupa van dengan ukuran kecil mampu mengurangi kontak fisik antar individu serta menjadi solusi keterbatasan tenaga kerja maupun pembatasan perjalanan.

Neolix bahkan sudah mengerahkan mobil berteknologi otonom untuk membantu penanganan wabah korona, termasuk di kota terdampak paling parah seperti Wuhan. Mobil otonom digunakan untuk menyemprotkan disinfektan pada permukaan jalan maupun mengantarkan suplai makanan pada petugas medis yang membutuhkan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini