Mobil Tidak Dipakai Berhari-Hari, Ini yang Harus Anda Perhatikan

INews.id, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 29 87 2190707 mobil-tidak-dipakai-berhari-hari-ini-yang-harus-anda-perhatikan-7Gx6RAUSyT.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Bagi pemilik mobil, kebijakan physical distancing pasti mengharuskan Anda untuk tidak menggunakan mobil dalam beberapa waktu. Pemerintah telah menerapkan kebijakan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah untuk mengurangi angka penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia.

Meskipun demikian, Anda perlu untuk memperhatikan kondisi mobil, apalagi saat tidak dipakai berhari-hari. Pemilik bengkel mobil Rafli Auto Cars Depok, Rafli Ferdian mengatakan, hal paling sering terjadi ketika mobil didiamkan dalam waktu lama atau tidak dipanaskan berisiko masalah pada baterai atau aki.

"Kalau mobil tidak didiamkan berhari-hari, kemudian saat dinyalakan agak susah, tersendat-sendat, ada kemungkinan berisiko kerusakan pada aki," ujar Rafli, saat dihubungi iNews.id, beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan, meski mobil tidak dipakai, usahakan selalu dipanaskan minimal lima menit. "Sebisa mungkin mobil dipanaskan beberapa waktu, jangan sampai tidak, cukup lima menit," katanya.

Tak hanya aki, mobil yang didiamkan terlalu lama juga bisa membuat tekanan angin ban berkurang. "Mobil yang lama diam di garasi, angin pada ban pasti berkurang. Ini yang sering terlupa pada pemilik mobil," ujar Rafli.

Menurutnya, komponen terparah pada mobil jika dibiarkan lama di garasi adalah terjadi korosi di tangki bahan bakar. Dampaknya bisa fatal seperti penyumbatan saluran bahan bakar dan kebocoran yang berpotensi kebakaran.

"Sebelum didiamkan lama seperti saat ini, lebih baik mobil dalam keadaan full (tangki) bensinnya agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan seperti dampak korosi. Jika sudah terjadi korosi, risikonya besar, bensin bisa bocor dan menimbulkan kebakaran," ujarnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini