Permintaan Menurun, Industri Otomotif Diminta Tetap Produksi

Sindonews, Jurnalis · Senin 06 April 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 06 52 2194749 permintaan-menurun-industri-otomotif-diminta-tetap-produksi-FeLq5UA0HV.jpg (Foto: WBS/SINDOnews)

JAKARTA - Saat wabah virus corona atau COVID-19, industri otomotif diminta tetap produksi meskipun permintaan menurun.

Dikutip Sindonews, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menghimpun data bahwa industri kecil menengah (IKM) komponen dan suku cadang otomotif pendukung, masih tetap berproduksi meskipun sebagian besar mengalami penurunan permintaan dari vendor, Agen Pemegang Merek (APM), hingga pelanggan.

“Sebagai contoh, apabila Honda dan Yamaha berhenti produksi, potensi kerugian sekitar Rp2 miliar untuk IKM anggota Asosiasi Pengusaha Engineering Karawang (APEK),” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih, di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Kemenperin telah mengidentifikasi segala tantangan yang dihadapi IKM di segala sektor. IKM otomotif merupakan salah satu sektor yang berkontribusi cukup besar bagi pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional.

“Kami sudah membuat matriksnya, apa saja yang dibutuhkan oleh setiap pelaku IKM di Indonesia,” imbuh Gati.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini