Maret, Penjualan Mobil di China Alami Penurunan 40,8%

INews.id, Jurnalis · Sabtu 11 April 2020 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 10 52 2197406 maret-penjualan-mobil-di-china-alami-penurunan-40-8-0FPm7ijNG3.jpg (Foto: Carscoops)

BEIJING - Penjualan mobil di China mengalami penurunan sebesar 40,8%. Meskipun demikian, asosiasi Mobil Penumpang China melaporkan penjualan kendaraan perlahan bangkit dari pandemi virus corona (Covid-19).

Dikutip inews, penjualan pada Maret terkoreksi 40,8 persen atau menjadi 1,08 juta unit. Asosiasi memperkirakan volume penjualan pada April akan lebih tinggi daripada Maret.

Penjualan pada Maret meski masih turun sebenarnya lebih baik dibanding bulan sebelumnya yang anjlok 79 persen.

Di tengah pasar secara keseluruhan merasakan kesulitan, Tesla sebenarnya menikmati Maret yang relatif sukses di China, dengan melaporkan pengiriman ke dealer (whole sales) 10.160 unit, lebih dari dua kali lipat dari angka yang tercatat pada Februari. Namun, berapa unit yang dikirim ke konsumen (retail sales) belum diketahui.

Tesla merupakan pemain baru yang membangun kendaraan listrik di China tetapi sudah membuat kehadirannya terasa. Menurut sekretaris jenderal Asosiasi Penumpang Mobil China, Cui Dongshu, total pengiriman grosir mobil listrik nasional sekitar 47.000 pada Maret.

Pada Februari, brand mobil listrik Amerika Serikat (AS) ini mencatatkan penjualan 2.314 unit di China, turun 35 persen dari Januari.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini