Pandemi COVID-19 Bikin Sulit Penjualan Mobil Bekas

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 13 April 2020 11:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 13 52 2198279 pandemi-covid-19-bikin-sulit-penjualan-mobil-bekas-YlRumx2YSu.jpg (Foto: Okezone/pool)

JAKARTA - Penjualan mobil bekas saat ini mengalami penurunan karena wabah virus corona yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Penurunan penjualan mobil bekas ini diakui oleh Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih.

"Saat ini boro-boro jual, sehat dulu bro. Minim transaksi karena orang kalau enggak butuh-butuh banget enggak beli," ujarnya kepada Okezone, Senin (13/4/2020).

Ketika mulai ramai diberitakan virus corona baru di Wuhan akhir tahun lalu, penjualan mobil bekas di Tanah Air tampaknya belum terpengaruh. Pada Januari-Februari, ramai soal banjir Jakarta dan khusus di Maret, penjualan mulai terasa sulit.

Herjanto mengungkapkan bahwa penjualan pada Maret mencapai 1.700 unit, turun dari 2.400 unit per bulan dari penjualan mobil di WTC. Diperkirakan awal Januari tahun depan penjualan mobil bekas mulai pulih.

Herjanto mengungkap pada Desember ada libur akhir tahun dan diharapkan penjualan kendaraan mulai menunjukkan kenaikan. "Kita berharap seperti itu," tambahnya.

Penjualan mobil bekas tahun ini juga diperkirakan sulit meskipun menjelang lebaran. Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyiapkan opsi untuk melarang untuk masyarakat melakukan mudik Lebaran 2020.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran wabah corona yang lebih luas lagi.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini