nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjualan Mobil Bekas Merosot Sejak Maret 2020

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 17 April 2020 16:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 17 52 2200795 penjualan-mobil-bekas-merosot-sejak-maret-2020-pOwbLMQ98A.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Pandemi virus corona (COVID-19) telah mengganggu industri otomotif, termasuk penjualan mobil bekas. Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer mengungkapkan bahwa tingkat penjualan mobil bekas mulai menurun pada pekan kedua Maret 2020.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk menerapkan physical distancing dengan di rumah saja.

"Sebenarnya dari minggu kedua Maret kunjungan customer sudah turun jauh mencapai 70 persen dari normal. Jadi kalau misalnya hari normal ada 10 orang yang datang mau beli mobil, dari minggu kedua Maret tinggal tiga orang," kata Fischer kepada Okezone, Jumat (17/4/2020).

Dia menyebutkan untuk penjualannya turun sekitar 30 persen, meskipun yang datang ke toko hanya sekitar tiga orang, namun ketiga orang tersebut benar-benar serius membeli.

"Jadi sebenarnya yang turun sekali itu jumlah kunjungan customer yang mau melihat-lihat dulu. Tingkat kunjungan turun hingga 70 persen kalau pembelian itu sekitar 30 persen. Tidak terlalu banyak untuk bulan Maret," kata dia.

Fischer melanjutkan penurunan penjualan mobil bekas jauh lebih tinggi memasuki bulan April 2020. Seperti diketahui, pada 10 April 2020 DKI Jakarta telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga toko mobil bekas juga harus ditutup.

"Masuk bulan April itu kan lebih ketat lagi dan kemarin saat tanggal 10 diperlakukan juga PSBB, kita termasuk bidang usaha yang tidak kita kecualikan, artinya harus tutup. Jadi kalau bicara tutup, kunjungannya nol," imbuh dia.

Meskipun demikian, Fischer menambahkan bahwa Mobil88 masih membuat toko online, kunjungannya pun meningkat. Bagi calon pembeli dapat melihat-lihat melalui website dan untuk mencoba mobil akan langsung di antarkan ke rumah. Termasuk untuk test drive, negosiasi, dan transfer semua dilakukan di rumah customer.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini