Volkswagen Buka Pabrik Kembali Setelah Lockdown Virus Corona

INews.id, Jurnalis · Rabu 29 April 2020 11:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 29 52 2206540 volkswagen-buka-pabrik-kembali-setelah-lockdown-virus-corona-CNEkhccIEv.jpg (Foto: Reuters)

FRANKFURT - Volkswagen (VW) telah membuka kembali pabrik setelah penutupan fasilitas karena pandemi Covid-19. Dikutip inews, Jerman mengizinkan produsen mobil membuka kembali pabrik setelah lockdown virus corona.

Volkswagen merayakan pembukaan pabrik dengan cara unik. Produsen mobil terbesar di dunia itu merayakan pembukaan pabrik utamanya di Wolfsburg, dengan menampilkan logo VW memakan virus corona yang sedang terjepit.

Sebagai bagian dari cerita kartun ini logo VW merayakan dengan mengangkat "jempol" setelah mengalahkan virus.

Menimbang penurunan jumlah kasus Covid-19, Jerman per pekan ini telah mengizinkan ritel buka kembali asalkan mematuhi aturan ketat kesehatan, menjaga jarak dan kebersihan.

BMW (BMWG.DE), Daimler (DAIGn.DE) dan VW mengandalkan kemampuan pemerintah Jerman dalam melacak Covid-19 dan sistem perawatan kesehatan yang mampu melakukan pengujian ekstensif dalam mengidentifikasi kemungkinan penyakit.

Ini sangat kontras dengan Amerika Serikat (AS), di mana kepala serikat Pekerja Auto Serikat menyatakan "terlalu cepat dan terlalu berisiko" membuka kembali pabrik mobil pada awal Mei. Ini menimbang pengujian virus corona yang tidak mencukupi.

Pabrik-pabrik Eropa telah mengubah pola kerja, memasukkan aspek kebersihan lebih ketat serta menjaga jarak aman antarpekerja.

“Pada hari Senin, industri otomotif Jerman kembali. Kami di Volkswagen telah menggunakan jeda lima minggu untuk mempersiapkan diri memulai kembali produksi,” ujar Ketua Dewan Kerja VW Bernd Osterloh.

Demikian pula BMW akan memulai manufaktur mesin Senin ini. BMW juga akan membuka kembali pabrik di Goodwood, Inggris dan Spartanburg, South Carolina pada 4 Mei. Diikuti Dingolfing, Jerman dan San Luis Potosi di Meksiko pada 11 Mei, tergantung permintaan pasar.

Pabrik lain di Leipzig, Regensburg, dan Rosslyn Afrika Selatan akan dibuka setelah 18 Mei, dimulai dengan sistem satu shift. Di sisi lain, pabrik BMW di Shenyang, China telah berproduksi sejak 17 Februari.

BMW menyatakan pekerja harus memakai masker dan menjaga jarak satu sama lain. Pekerja juga harus datang ke pabrik sudah mengenakan seragam untuk menghindari berkumpulnya orang di ruang ganti, dan jalur menuju pabrik hanya satu arah.

Pabrik Mercedes-Benz di Sindelfingen dan Bremen juga membuat persiapan untuk meningkatkan produksi.

Tidak seperti Italia dan Spanyol, Jerman tidak pernah melarang produksi mobil, meskipun pabrik terhenti setelah pihak berwenang membatasi pergerakan orang dan memerintahkan penutupan dealer mobil.

Pabrikan mobil Swedia Volvo Cars akan membuka kembali pabrik Torslanda minggu ini setelah merombak proses produksi.

“Ekonomi telah berhenti di Eropa. Vaksin akan memakan waktu lama. Penting untuk memulai kembali dengan cara yang aman. Semoga kita dapat berkontribusi pada normalisasi,” kata Chief Executive Volvo Cars Hakan Samuelsson.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini