nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Corona, Produsen Kendaraan Perpanjang Penghentian Pabrik

INews.id, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 14:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 05 09 52 2211478 virus-corona-produsen-kendaraan-perpanjang-penghentian-pabrik-0s9AtyIT6L.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Virus corona (Covid-19) telah mempengaruhi industri otomotif di Indonesia. Aktivitas dealer belum kembali normal karena adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengurangi rantai penyebaran Covid-19. Hal tersebut membuat produsen kendaraan memperpanjang penghentian pabrik.

Terlebih, sebagian besar produksi pabrik di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sebut saja Honda, Suzuki, Daihatsu yang memperpanjang. Adapun jika pabrik berproduksi hanya dalam jumlah terbatas untuk memenuhi permintaan ekspor.

Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan pihaknya telah memutuskan memperpanjang penghentian operasi pabrik hingga akhir Mei 2020.

"Ini menimbang pasar kendaraan yang masih lemah dan aktivitas dealer yang belum normal. Di mana Honda telah menghentikan produksi sejak 13 April 2020," kata Yusak, seperti dikutip dari iNews.id.

Sementara itu, Suzuki kembali memperpanjang penghentian sementara operasional pabrik mulai 11 hingga 22 Mei 2020.

“Suzuki akan mematuhi perpanjangan PSBB dari pemerintah. Di luar itu, Suzuki juga memiliki kebijakan “Hygiene Commitment” yang berlaku bagi perusahaan dan semua diler. Jadi pedoman keamanan, kesehatan, dan interaksi antarmanusia sangat ketat. Untuk itu, selama dua minggu ke depan kami akan kembali menghentikan sementara semua kegiatan di pabrik,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Motor dan Seiji Itayama.

Dia menyebutkan kegiatan di ketiga pabrik Suzuki yang ada di Cakung, Tambun, dan Cikarang seluruhnya berhenti beroperasi, termasuk untuk pengadaan unit ekspor yang pada periode sebelumnya beroperasi selama empat hari untuk memenuhi permintaan di beberapa negara.

Adapun Daihatsu setelah tidak berproduksi sejak 10–24 April 2020, mereka sudah kembali beraktivitas namun belum normal. Perusahaan melatih karyawan pabrik sehingga proses produksi PT ADM sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19.

Senior Executive Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Erlan Krisnaring menyatakan langkah ini dilakukan sebagai persiapan memenuhi kebutuhan pelanggan di masa depan. Namun, kegiatan produksi tetap akan dilakukan dengan jumlah karyawan dan jam kerja terbatas.

"Setelah seluruh persiapan dipastikan sesuai dengan protokol Covid-19, Daihatsu akan mempertimbangkan memulai kembali produksi untuk memenuhi permintaan pasar ekspor saja," ujarnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini