Waspada Serangan Tikus saat Mobil Lama Berada di Rumah

INews.id, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2020 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 52 2213269 waspada-serangan-tikus-saat-mobil-lama-berada-di-rumah-c7HXeAU5IZ.jpg (Foto: P3 International)

JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memungkinkan banyak orang berada di rumah. Sehingga, kendaraan tetap berada di garasi atau tidak digunakan sama sekali.

Meskipun kendaraan tidak digunakan, setidaknya Anda perlu memantau kondisi kendaraan kesayangan Anda. Dikutip inews, jika kendaraan diparkir di area terbuka, disarankan untuk rajin dicuci. Selain itu, cek juga kondisi area di sekitar mesin apakah terlihat bekas sarang hewan pengerat seperti tikus.

"Binatang jenis ini rawan merusak komponen terutama kelistrikan. Untuk itu, sebaiknya Anda menyempatkan diri menjalankan mobil yang sudah dicuci. Test drive sejenak di sekitar rumah atau kompleks," ujar Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, Rafi’i Sinurat.

Manfaat lain dari memanaskan kendaraan, lanjut dia, adalah menormalkan profil tapak ban yang lama diam. Contohnya, jika di awal tapak ban ada di posisi paling bawah, ya harus diputar, sehingga profil semua tapak ban tetap bundar alias tidak peyang,” katanya.

Di samping itu, terang Rafi'i, menjalankan mobil bisa mengecek fungsi rem secara keseluruhan. Baik itu mobil yang didukung sistem ABS atau tidak. Bahkan, fungsi power steering jika ada kendala dapat langsung dirasakan, sehingga berkendara aman dan nyaman.

“Ketika menjalankan mobil, pemilik kendaraan juga bisa memantau fungsi komponen kelistrikan, seperti headlamp, foglamp, lampu senja hingga lampu indikator sein. Tidak lupa juga memantau fungsi wiper, power window juga audio sistem,” katanya.

Kemudian bisa cek fungsi AC (air conditoner). Apakah kualitas dingin di dalam kabin masih normal atau tidak. Begitu juga dengan hembusan anginnya apakah masih normal atau tidak. Jangan sampai sistem rusak akibat gigitan tikus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini