Setop Produksi Akibat Corona, Pabrik Toyota Indonesia Kini Beroperasi

Agregasi Solopos, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 52 2226999 setop-produksi-akibat-corona-pabrik-toyota-indonesia-kini-beroperasi-mT0sObbQQ4.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hampir sebulan setop produksi, pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) telah kembali beroperasi. Dikutip Solopos, pabrik Toyota tersebut menghentikan produksi akibat adanya wabah virus corona.

Direktur Administrasi Perusahaan dan Urusan Eksternal TMMI, Bob Azam, mengatakan perusahaan resmi melanjutkan kembali aktivitas produksi per 2 Juni 2020.

Sebelumnya, aktivitas produksi sempat berhenti pada 11 Mei 2020 sampai dengan 1 Juni 2020.

Dia menyebutkan lini produksi di pabrik Toyota saat ini berfokus untuk memenuhi permintaan pasar ekspor secara penuh.

"[Pabrik] sudah beroperasi sejak tanggal 2 Juni lalu dan produksi untuk ekspor sudah 100 persen," ujarnya.

Kendati sudah menjalankan aktivitas pengapalan produk Toyota secara penuh, Bob menyatakan kondisi pasar ekspor terhitung masih sangat lesu. Negara-negara di Asia Tenggara dinilai belum sepenuhnya pulih, sedangkan Timur Tengah dihantui persoalan harga minyak.

"Pasar ekspor sebenarnya juga lesu. Ekspor ke Timur Tengah masih tertekan oleh harga minyak dan kawasan lain masih banyak yang belum pulih dari lockdown," tutur dia.

Sementara itu, aktivitas pengapalan Toyota Indonesia diketahui telah menyasar ke lebih dari 80 negara. Puluhan negara sasaran hasil produksi pabrik Toyota di Indonesia tersebut tersebar di Kawasan Asia, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika, dan Oseania.

TMMI mulai menetapkan kebijakan penangguhan aktivitas pabrik sejak 13 sampai dengan 17 April 2020. Penghentian kemudian diperpanjang pada 20 hingga 24 April 2020.

Setelah itu, perusahaan kembali menghentikan aktivitas produksinya pada 11 Mei 2020 sampai dengan 1 Juni 2020. Hal itu karena mempertimbangkan faktor komprehensif, seperti antisipasi penurunan permintaan dalam negeri dan ekspor.

Pertimbangan penghentian produksi pabrik Toyota di Indonesia lainnya adalah kondisi pasokan komponen serta momentum libur Idul Fitri.

TMMI menyatakan terus menjalankan aktivitas pencegahan penyebaran dan infeksi Covid-19 di setiap tahap produksi.

Aktivitas untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga diterapkan untuk penjualan mobil Toyota Indonesia. Hal tersebut dilakukan melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini