Pandemi Covid-19, Penjualan Retail Daihatsu Turun 39%

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 22:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 52 2228594 pandemi-covid-19-penjualan-retail-daihatsu-turun-39-IpBaOS7wef.jpg Ilustrasi mobil (Foto: DOK SINDOnews)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 masih berimbas pada pergerakan industri otomotif nasional. Sepanjang Mei kemarin, daya beli masyarakat dilaporkan masih menurun, seiring penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak wilayah, dikutip Sindonews.

Kelesuan juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami penurunan volume penjualan. Berdasarkan data yang dibagikan perusahaan, selama Januari - Mei 2020, penjualan retail Daihatsu menjadi 48.019 unit atau turun 39% dari tahun lalu.

Sementara total penjualan mobil di Indonesia sebanyak 260 ribu unit, turun 40% dari tahun lalu. Artinya, penurunan yang dialami Daihatsu lebih kecil dari penurunan pasar, sehingga market share Daihatsu mengalami kenaikan dari 18,0% year to date (ytd) Mei 2019 menjadi 18,4% ytd Mei 2020.

Di sisi lain, untuk pasar mobil secara whole sales selama periode yang sama sebesar 248 ribu unit atau turun 41% dibandingkan tahun 2019. Sementara pencapaian whole sales Daihatsu periode Januari – Mei 2020 sebesar 49.443 unit atau turun 39% dibandingkan 2019.

Jika dilihat dari angka tersebut, memang market share Daihatsu secara whole sales mengalami kenaikan dari 19,2% di tahun 2019 menjadi 19,9% di tahun 2020.

“Untuk whole sales, Daihatsu mengikuti arahan pemerintah dengan membatasi operasionalnya, sehingga produksi atau pencapaian whole sales di bulan Mei 2020 itu 0 unit,” kata Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Penjualan retail sales Daihatsu secara model, masih tetap didominasi oleh Sigra dengan raihan 13.846 unit, berkontribusi sebesar 28,8%, lalu diikuti oleh Gran Max (PU) 9.483 unit atau 19,7%, dan Terios 7.687 unit atau 16,0%.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini