Semua Mobil Baru Dilengkapi Teknologi Keselamatan, Kematian di Jalan Bisa Berkurang 50%

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 52 2239407 semua-mobil-baru-dilengkapi-teknologi-keselamatan-kematian-di-jalan-bisa-berkurang-50-qZhDOiV74r.jpg (Foto: Carcoops)

JAKARTA - Sebuah studi dari Consumer Reports menemukan bahwa teknologi keselamatan yang aktif dapat menurunkan tingkat kematian akibat kecelakaan di jalan raya hingga 50% jika teknologi tersebut dipasang dan menjadi standar pada semua kendaraan baru.

Menurut penelitian, lebih dari 20.000 nyawa bisa diselamatkan setiap tahun. Tetapi, produsen sekarang ini membuat harga mobil sedikit naik untuk menambahkan fitur keselamatan.

Tetapi, fitur keselamatan yang dipasang tersebut tidak seragam di semua mobil. Sehingga masih perlu waktu bagi sistem tertentu untuk bisa diaplikasikan ke semua jenis mobil.

Baca juga: Mobil Bakal Bisa "Bicara", Informasikan Posisi Lubang di Jalan

“Alih-alih memberikan keamanan, produsen mobil malah membebani orang untuk biaya penelitian, dan membuat konsumen sering membayar ekstra untuk fitur keselamatan mobil. Masih dibutuhkan beberapa dekade agar ada teknologi keselamatan yang menjadi standar untuk semua jenis mobil baru," kata manajer kebijakan keselamatan CR, William Wallace dikutip dari Carscoops, Rabu (1/7/2020).

Penelitian ini dilakukan parlemen Amerika Serikat (AS) bersiap untuk memutuskan Moving Forward Act, sebuah RUU yang mencakup beberapa ketentuan keselamatan mobil, seperti persyaratan untuk setiap mobil baru untuk memasukkan sistem anti-kecelakaan sebagai standar.

Riset ini menyebutkan, sekira 11.800 nyawa dapat diselamatkan oleh empat sistem keselamatan yang saat ini sudah tersedia di pasar. Antara lain sistem pengereman darurat otomatis, peringatan keluar jalur, deteksi titik buta dan sistem pendeteksi pejalan kaki.

Selain itu, 1.300 nyawa dapat diselamatkan melalui adopsi teknologi canggih komunikasi antara kendaraan. Sementara antara 3.700 dan 7.400 jiwa dapat diselamatkan dengan melengkapi semua kendaraan dengan teknologi pencegahan mengemudi dalam keadaan mabuk.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini