Penjualan Mobil Jepang Turun 38% pada Mei 2020

INews.id, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 52 2239462 penjualan-mobil-jepang-turun-38-pada-mei-2020-OH8n97tho0.jpg (Foto: Okezone)

TOKYO - Pandemi virus corona (Covid-19) membuat penjualan mobil Jepang turun signifikan sepanjang Mei 2020 di seluruh dunia. Penjualan global mobil merek Jepang turun 38 persen pada periode tersebut.

Ini menambah catatan buruk mereka selama tiga bulan berturut-turut karena sebagian besar pabrik dan dealer tutup. Demikian dilansir dari Reuters, Rabu (1/7/2020).

Hanya 1,47 juta unit mobil merek Jepang yang terjual secara global pada Mei. Angka ini turun drastis dari 2,38 juta unit pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Meski turun, Toyota menjadi pabrikan mobil Jepang yang meraih penjualan tertinggi secara global di Mei 2020 dengan angka 609.460 unit. Sementara Honda dan Nissan masing-masing mencatatkan angka 327.000 unit dan 272.873 unit. Demikian dilansir dari iNews.id.

Penurunan penjualan ini terjadi hampir di semua negara. Amerika Utara dan Eropa menjadi yang terburuk, sementara China satu-satunya negara di mana Toyota, Nissan, dan Mazda Motor Corp melaporkan penjualan yang lebih tinggi.

Sedangkan di dalam negeri, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatatkan penjualan mobil Jepang pada Mei 2020 sebanyak 3.551 unit. Merosot tajam 95 persen dari periode yang sama tahun lalu yang meraih 84.109 unit.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini