Produksi Mobil Listrik, SsangYong Motor Tantang Tesla di Korsel

INews.id, Jurnalis · Selasa 21 Juli 2020 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 52 2249666 produksi-mobil-listrik-ssangyong-motor-tantang-tesla-di-korsel-A7mjwm24Cr.jpg (Foto: Carscoops)

SEOUL- SsangYong Motor, produsen mobil Korea Selatan yang sahamnya dimiliki perusahaan India Mahindra and Mahindra Ltd ini baru saja merilis teaser mobil listrik pertamanya.

Mobil listrik sedang menjadi tren di Negara Gingseng ini. Bahkan, mobil listrik besutan Tesla laku keras di negara ini.

Hal ini yang membuat SsangYong Motor mulai masuk ke segmen kendaraan ramah lingkungan. Rencananya mobil listrik ini bakal diluncurkan tahun depan dan dijual di pasar domestik (Korea Selatan) terlebih dahulu. Demikian dilansir dari Yonhap, Selasa (21/7/2020).

Mobil bernama E100 ini merupakan SUV kompak dengan tenaga listrik murni. Kelahirannya dikarenakan permintaan untuk mobil listrik sangat meningkat. "Rincian lebih lanjut tentang SUV listrik akan dirilis nanti," kata SsangYong dilansir dari iNews.id.

Baca juga: Mobil Batman, Ghostbuster dan DeLorean Bakal Dilelang Online 

Selain permintaan mobil listrik meningkat, kehadiran E100 sebagai jawaban atas kurangnya model-model baru SsangYong Seperti diketahui, jajaran mobil SsangYong terdiri atas model G4 Rexton, Tivoli, Korando, dan Rexton Sports.

Mahindra juga sudah tidak menyuntikan dana baru karena penjualan mobil SsangYong menurun. Mulai Januari hingga Juni, penjualan SsangYong turun 28 persen menjadi 49.387 unit dari 68.189 pada periode yang sama tahun lalu.

Mahindra juga sedang dalam proses menjual unit Korea Selatan dengan memilih manajer utama untuk kemungkinan keluar dari afiliasi. Bahkan, pabrikan asal India ini memberikan isyarat akan menyerahkan kendali SsangYong Motor.

Demi bertahan di tengah pandemi Covid-19, SsangYong harus meminjam dana kepada Korea Development Bank (KDB) sebesar Rp90 miliar dan sudah masuk jatuh tempo pembayarannya bulan ini.

Sementara itu, Tesla mencatatkan penjualan terbaiknya di Korsel pada bulan Juni 2020. Tercatat sebanyak 2.927 unit mobilnya terjual, naik signifikan dibandingkan April dan Mei.

Produk best seller yang dijagokan Tesla adalah Model 3. Produk mobil ini menjadi mobil kedua paling banyak diimpor di Korea Selatan.

Sebanyak 4.000-5.000 warga Korsel telah melakukan order atau pemesanan mobil Tesla Model 3. Kebanyakan dari mereka harus menunggu sampai September untuk pengiriman unit.

Subsidi dari pemerintah Korea Selatan sebesar 12,43 juta won atau USD10.380 telah membantu meningkatkan penjualan, menurunkan harga mobil Tesla Model 3 hingga di bawah USD40.000.

Tapi tampaknya alasan laris manisnya Tesla di Korsel bukan hanya itu. Di Negara Gingseng ini, Tesla tampaknya benar-benar menjadi tren.

Misalnya, setelah aktor Korea Yoo Ah-in mengendarai Tesla Model X saat syuting reality show, langsung terjadi lonjakan order.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini