Bugatti Tunda Produksi Supercar Crossover karena Penghematan

INews.id, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 52 2250829 bugatti-tunda-produksi-supercar-crossover-karena-penghematan-LuWp3VK3OS.jpg (Foto: Shutterstock)

MOLSHEIM - Bugatti belum akan memproduksi model supercar kedua yang disebut-sebut sebagai crossover hingga akhir 2020. Paling tidak ada beberapa alasan produsen mobil tersebut menahan diri.

Paling utama, pabrikan Prancis itu tengah menghemat anggaran terkait pandemi Covid-19. Presiden Bugatti, Stephan Winkelmann mengatakan, perusahaannya saat ini lebih berfokus pada likuiditas. Demikian dilansir dari Carscoops, Kamis (23/7/2020).

"Saat ini kita perlu mengesampingkan masalah tersebut. Mengingat kondisi ekonomi yang kita alami saat ini, prioritas utama perusahaan adalah likuiditas," ujarnya.

Menurut Winkelmann, citra dan faktor merek perusahaan bisa membantu meluncurkan model lain yang lebih praktis dan lebih terjangkau daripada Chiron seharga Rp42,7 miliar.

Selain itu, Winkelmann percaya pada kondisi sekarang (pandemi Covid-19), pelanggan yang sangat kaya pun mungkin tidak siap menghabiskan banyak uang untuk sebuah hypercar.

Pada November tahun lalu, Winkelmann sempat menjanjikan model kedua yang akan diluncurkan bukan dari segmen SUV melainkan grand tourer atau crossover listrik 4-penumpang. Model ini dibandreol hingga 1 juta euro.

"Kami tidak akan melompat pada tren SUV - kami ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Tapi, mobil ini juga bukan sedan," ujar Winkelmann dilansir dari iNews.id.

Model kedua Bugatti ini berpotensi meningkatkan produksi tahunan menjadi 900 unit. Namun, rencana ini membutuhkan investasi besar sehubungan dengan lebih banyak pekerja dan fasilitas tambahan.

"Tahun lalu, Bugatti membukukan rekor produksi, pendapatan dan volume penjualan, serta margin operasi dua digit," kata Winkelmann.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini