Terlalu! Terima Duit Bantuan Covid-19 Malah Digunakan Beli Mobil Mewah

INews.id, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 52 2258361 terlalu-terima-duit-bantuan-covid-19-malah-digunakan-beli-mobil-mewah-KrXM5JgMid.jpg Lamborghini Huracan. (Foto: Lamborghini)

WASHINGTON - Seorang pengusaha yang berbasis di Texas bernama Lee Price III dituduh menyelewengkan bantuan covid-19 sebesar USD1,6 juta atau sekitar Rp23,3 miliar.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memang menggelontorkan dana bantuan Covid-19 sebesar USD3 triliun untuk membantu melindungi ekonomi dari kehancuran. Salah satunya membantu pengusaha kecil yang terdampak lockdown.

Diketahui, tidak semua orang dapat bekerja dari rumah (WFH), seperti jutaan bisnis kecil restoran, toko ritel, dan salon. Pemilik bisnis dapat mengajukan permohonan dana bantuan dengan membuktikan bisnis mereka bergantung pada mereka untuk bertahan hidup.

Penyelidik mengatakan Price menerima pinjaman dalam dua tahap, yakni pertama USD900 ribu dan kedua USD700 ribu, yang konon akan digunakan untuk dua bisnisnya. Demikian dilansir dari iNews.id.

Dia mencantumkan perusahaan membutuhkan biaya untuk gaji karyawan. Ternyata kedua bisnis tersebut bodong. Mirisnya, setelah menerima dana bantuan, pelaku gunakan beli supercar Lamborghini Urus, Ford F-350, dan jam tangan Rolex. Dia juga menghabiskan ribuan dolar AS ke klub strip di Houston, AS.

Kasus serupa terjadi di Florida, AS pada bulan lalu. Seorang pria ditangkap dituduh menyelewengkan pinjaman perlindungan gaji senilai USD3,9 juta dari pemerintah. Uang tersebut digunakan pelaku membeli Lamborghini Huracan.

Kasus terungkap, setelah pelaku terlibat tabrakan dan meninggalkan mobil begitu saja di lokasi kejadian. Ini memudahkan pihak berwenang menemukan kejahatannya.

Pada Juli lalu, seorang pria berbohong dan memperoleh pinjaman USD590.000. Dia segera membeli Cadillac Escalades, Dodge Charger dan Hummer.

Banyak dana bantuan pandemi diselewengkan di tengah orang yang benar-benar membutuhkannya untuk bertahan hidup. Mereka harus diberitahu tidak akan lolos begitu saja. Mereka layak dijebloskan di dalam penjara.

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini