36.000 Warga AS Tewas akibat Kecelakaan, Standar Pengawasan Kendaraan Diperketat

INews.id, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 52 2260878 36-000-warga-as-tewas-akibat-kecelakaan-standar-pengawasan-kendaraan-diperketat-6Kr4qOLlYC.jpg (Foto: Shutterstock)

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan mengaudit standar pengawasan keselamatan kendaraan. Hal ini dilakukan setelah lebih dari 36.000 warga Amerika tewas dalam kecelakaan lalu lintas sepanjang 2019.

Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan AS mengatakan pihaknya sedang meluncurkan tinjauan terhadap upaya Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) dalam menetapkan dan menegakkan Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal (FMVSS).

"Mengingat pentingnya keselamatan masyarakat dalam perjalanan kendaraan dan komponen baru harus memenuhi standar keselamatan federal, kami memulai peninjauan proses FMVSS NHTSA," tulis kantor Inspektorat Jenderal Kemenhub AS dilansir dari Reuters, Rabu (12/8/2020).

Sementara itu, NHTSA menyatakan akan bekerja sama dengan Kantor Inspektur Jenderal untuk memberikan informasi yang diminta.

Pada Maret, NHTSA mengusulkan perubahan besar pada persyaratan keselamatan AS untuk mempercepat penyebaran kendaraan tanpa kendali manusia.

Dia mengusulkan catatan ulang 11 standar keselamatan kendaraan yang memerlukan kontrol manual tradisional dengan merevisi persyaratan dan prosedur pengujian untuk memperhitungkan penghapusan kontrol mengemudi yang dioperasikan secara manual.

NHTSA mengusulkan revisi aturan untuk perlindungan penumpang, kontrol kemudi, bahan kaca, kunci pintu, sistem tempat duduk, perlindungan benturan samping, ketahanan benturan atap dan sistem keselamatan untuk anak.

Di sisi lain, perusahaan seperti General Motors Co, Alphabet Inc's Waymo, Uber Technologies Inc dan Ford Motor Co secara agresif menguji kendaraan otomatis.

David Friedman, yang merupakan wakil administrator NHTSA selama pemerintahan Barack Obama, mengatakan badan dinilai gagal mengadopsi peraturan penyelamatan jiwa.

“Itu jelas merupakan kegagalan untuk memenuhi misi NHTSA menyelamatkan nyawa dan mencegah cedera, terutama jika Anda mempertimbangkan ada teknologi di luar sana sekarang yang dapat mengurangi setengah dari jumlah kematian tahunan,” kata Friedman dilansir dari iNews.id.

NHTSA membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan perubahan atau mengadopsi standar keselamatan kendaraan bermotor baru.

Pada Februari 2018, NHTSA menyelesaikan aturan yang mewajibkan "mobil tanpa suara mesin" seperti kendaraan listrik untuk mengeluarkan suara guna memperingatkan pejalan kaki tentang pendekatan setelah Kongres menuntut aturan tersebut pada 2010.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini