Tidak Boleh Sembarangan, Ini 4 Tips Menambal Ban Bocor

INews.id, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 52 2276054 tidak-boleh-sembarangan-ini-4-tips-menambal-ban-bocor-XYiix8k73i.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kejadian tidak mengenakan terkadang terjadi ketika mengendarai mobil. Salah satu yang sering terjadi adalah ban bocor.

Walau begitu, ada beberapa tips yang harus diperhatikan terkait menambal ban yang bocor.

Pertama, lebar luka pada ban maksimal 12 milimeter (mm). Jika lebih dari itu, ban tidak boleh ditambal, lebih baik ganti.

Kedua, perhatikan jarak antar-lubang, jangan kurang dari 40 cm. "Jika kurang dari itu dikhawatirkan luka akan menjalar dan tumbuh jadi satu. Ini bisa menyebabkan luka besar pada ban (pecah ban)," ujar Pemilik bengkel kendaraan Beji's Motor Anjas Marbun dilansir dari iNews.id.

Baca juga: Lamborghini Jual Sepeda Cervelo R5 Automobili, Harganya Setara Toyota Yaris

Ketiga, tidak ada batasan jumlah tambalan pada ban motor maupun mobil. Tapi, semakin banyak tambalan ban, risiko kecelakaan makin besar.

Menurut Anjas, semakin banyak jumlah tambalan ban, tekanan udara juga lebih besar. Meski kasus tersebut tidak selalu ditemui pada semua kendaraan.

"Yang sudah pasti adalah terjadi kerusakan konstruksi ban. Terlebih jika lokasi tambalan berdekatan. Parahnya, risiko meledak juga bisa terjadi," ujarnya.

Keempat, pemilik kendaraan memiliki target batasan ban yang ditambal. Walaupun pulir ban dirasa masih bagus dan tebal.

"Membeli ban baru jauh lebih murah dari pada harus memperbanyak jumlah tambalan ban. Risiko kecelakaannya juga minim," beber dia.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini