Mobil Listrik Banyak Peminat, LG Chem Segera Pisahkan Bisnis Produksi Baterainya

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 52 2279771 mobil-listrik-banyak-peminat-lg-chem-segera-pisahkan-bisnis-produksi-baterainya-Au4obmTTt0.jpg (Foto: Shutterstock)

SEOUL - Perusahaan asal Korea Selatan, LG Chem berencana memisahkan unit bisnis baterainya menjadi perusahaan baru. Hal ini akan dilakukan seiring dengan kendaraan listrik produksi perusahaan resmi diproduksi dan dijual.

LG Chem merupakan pemasok baterai mobil listrik untuk Tesla Inc dan GM. Demikian dilansir dari Reuters, Jumat (18/9/2020).

Langkah spin off tersebut diambil setelah LG Chem memperoleh keuntungan dalam bisnis baterai mobil listrik pada kuartal terakhir.

Baca juga: Volkswagen Bakal Jual Bugatti ke Pengusaha Kroasia?

Baca juga: Pemilik Mobil Merek Ini Lebih Mudah Dapat Jodoh

Mereka mengharapkan profitabilitas lebih lanjut berkat meningkatnya permintaan dari produsen mobil Eropa. Juga karena lebih banyak penjualan baterai yang digunakan dalam mobil Tesla.

LG Chem yang merupakan produsen petrokimia papan atas di Korea Selatan telah lama masuk ke bisnis baterai mobil listrik. Perusahaan tampak bertaruh pada bisnis ini sebagai sumber pendapatan baru.

Tetapi sayangnya, bisnis baterai ini tidak pernah menghasilkan keuntungan tahunan dalam bisnis ini sejak perusahaan mulai membuatnya sekitar satu dekade lalu.

Tetapi ekspektasi tumbuh pada bisnis baterai mobil listrik ini karena produsen mobil kini mendorong lebih banyak produksi kendaraan listrik. Hal ini didorong oleh kenaikan produksi Tesla dan peraturan emisi yang lebih ketat di Eropa.

LG Chem menyatakan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memisahkan bisnis baterai tersebut. Dengan ini, perusahaan akan mampu bersaing dengan CATL China dan Panasonic Jepang. 
LG Chem mengatakan perusahaan baru itu akan akan diluncurkan pada Desember 2020. Targetnya adalah mencetak pendapatan sebesar 30 triliun won atau USD25,5 miliar pada tahun 2024. Pada tahun ini, perusahaan berharap bisa menghasilkan pendapatan sebesar 13 triliun won.
Anak perusahaan baru yang sepenuhnya dimiliki oleh LG Chem itu akan bernama "LG Energy Solutions". Nantinya, perusahaan ini akan mencakup produksi baterai kecil yang digunakan di ponsel cerdas dan laptop.

LG Chem menyatakan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memisahkan bisnis baterai tersebut. Dengan ini, perusahaan akan mampu bersaing dengan CATL China dan Panasonic Jepang. 

LG Chem mengatakan perusahaan baru itu akan akan diluncurkan pada Desember 2020. Targetnya adalah mencetak pendapatan sebesar 30 triliun won atau USD25,5 miliar pada tahun 2024. Pada tahun ini, perusahaan berharap bisa menghasilkan pendapatan sebesar 13 triliun won.

Anak perusahaan baru yang sepenuhnya dimiliki oleh LG Chem itu akan bernama "LG Energy Solutions". Nantinya, perusahaan ini akan mencakup produksi baterai kecil yang digunakan di ponsel cerdas dan laptop.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini