Rasio Kepemilikan Kendaraan Bermotor di RI Masih Rendah, Ini Buktinya

Widi Agustian, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 52 2280669 rasio-kepemilikan-kendaraan-bermotor-di-ri-masih-rendah-ini-buktinya-FcK1Z3TSvM.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Rasio kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia masih rendah dibandingkan negara tetangga. Hal ini membuktikan peluang pengembangan industri otomotif di tanah air juga besar.

Rasio kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia sekitar 87 unit per 1.000 orang, dibandingkan Malaysia yang telah mencapai 450 unit per 1.000 orang, dan di Thailand sudah mencapai 220 unit per 1.000 orang.

“Tentu ini merupakan peluang yang harus kita kejar dan harus kita tangkap, agar kita bisa menumbuhkembangkan industri otomotif yang ada di Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari laman Kemenperin.

Baca juga: Pemilik Mobil Merek Ini Lebih Mudah Dapat Jodoh

Baca juga: General Motor Siap Kembangkan Mobil Terbang

Meski begitu, dalam konteks pasar otomotif, menurut Agus, Indonesia adalah pasar terbesar di Asia. Pada 2019, lebih dari 1 juta kendaraan dijual di dalam negeri, dan 300.000 telah diekspor ke seluruh dunia.

“Untuk itu pemerintah mendorong agar pabrikan otomotif memanfaatkan hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain, seperti negara-negara di Afrika dan Australia dalam mengembangkan pasar,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya bertekad untuk terus mengambil kebijakan strategis dalam upaya meminimalkan dampak pandemi Covid-19 terhadap industri otomotif di tanah air. Namun, hal ini perlu dilakukan melalui koordinasi bersama dengan para pemangku kepentingan terkait.

“Kami telah mengusulkan pemberian stimulus fiskal, nonfiskal, dan moneter untuk pelaku industri otomotif di dalam negeri supaya lebih bergairah menjalankan usahanya. Namun demikian, kami aktif mengingatkan kepada pelaku industri dalam menjalankan aktivitas produksinya tetap harus mematuhi aturan protokol kesehatan,” tegasnya. 

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini