Pengemudi Tidur di Mobil Tesla yang Melaju 150 Km/Jam, Langsung Ditilang Polsi

INews.id, Jurnalis · Senin 21 September 2020 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 52 2281216 pengemudi-tidur-di-mobil-tesla-yang-melaju-150-km-jam-langsung-ditilang-polsi-XqHsVRyFSa.jpg (Foto: Shutterstock)

PONOKA - Mode autopilot atau semi otonom memang menjadi andalan dari mobil listrik produksi Tesla. Teknologi ini memang memberikan kemudahan dalam pengemudi.

Tetapi, sebuah kejadian unik dan berbahaya terkait sistem autopilot ini terjadi di Kanada. Pengemudi mobil tidur pulas dengan dengan mode autopilot pada kecepatan 150 km per jam.

Pasalnya, sistem otonom milik Tesla tersebut bukan berarti tidak perlu campur tangan manusia. Banyak kasus mobil Tesla menabrak kendaraan lain saat menggunakan mode autopilot. Demikian dilansir dari iNews.id.

Baca juga: Volkswagen Bakal Jual Bugatti ke Pengusaha Kroasia?

Baca juga: BlackBerry Banting Setir ke Industri Otomotif

Kejaduan ini terungkap setelah kepolisian Kanada, Royal Canadian Mounted Police (RCMP), mendapat aduan sebuah mobil melaju kencang di Highway 2 dekat Ponoka.

Mobil yang melaju kencang bukanlah hal aneh, namun mereka mengatakan Tesla Model S melaju di atas 140 km/jam (87 mph) dengan dua orang tampak tidur di dalamnya adalah tindakan berbahaya.

Dilansir dari Carscoops, petugas Lalu Lintas RCMP Alberta menanggapi dan menemukan kendaraan itu. Setelah mereka menyalakan lampu darurat "Tesla secara otomatis mulai berakselerasi" dan radar petugas memeriksa kendaraan "memastikan mobil melaju secara otomatis berakselerasi hingga tepat 150 km/jam (93 mph).

Petugas kemudian menghentikan kendaraan yang 'dikendarai' seorang pria berusia 20 tahun asal British Columbia. Dia ditilang dituduh ngebut dan izin mengemudinya ditangguhkan sementara selama 24 jam.

Setelah penyelidikan lebih lanjut dan konsultasi dengan jaksa, pengemudi tersebut didakwa dengan tindakan mengemudi berbahaya yang disebut sebagai "pelanggaran serius. Pengemudi menangani kendaraan bermotor dengan cara membahayakan keselamatan publik.

Kasus ini akan disidangkan pada Desember mendatang. Undang-undang setempat menyarankan pelaku dihukum, izin mengemudinya ditangguhkan selama satu tahun dan menghadapi hukuman lima tahun penjara.

Dalam pernyataannya, Superintendent of Alberta’s RCMP Traffic Services mengatakan, “Meskipun produsen kendaraan telah memasang pengaman untuk mencegah pengemudi memanfaatkan sistem keselamatan baru dalam kendaraan, sistem itu hanya fitur keselamatan tambahan”.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini