Penjualan Motor Diproyeksi Cuma 3,7 Juta Unit Tahun Ini, Turun 43%

INews.id, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 52 2282395 penjualan-motor-diproyeksi-cuma-3-7-juta-unit-tahun-ini-turun-43-nzU0PtH4y2.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penjualan sepeda motor diprediksi bakal turun tajam hingga akhir tahun. Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, penjualan kendaraan roda dua turun drastis sejauh ini.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat, penjualan motor dari Januari sampai Juli 2020, hanya mencapai 2,1 juta unit atau turun 42 persen dari tahun lalu.

"Kita tidak bisa menghindar di 2020, dampak dari Covid-19 sangat memengaruhi penjualan motor. Secara year to date, Januari sampai Juli 2020 hanya mencapai 2,1 juta unit, turun 42 persen dibanding periode yang sama 2019," ujar Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala dilansir dari iNews.id.

Baca juga: Ford Siapkan Rp21 Triliun untuk Pabrik Mobil Listrik di Kanada

Baca juga: Tesla Produksi Baterai Mobil Listrik Murah Paling Cepat 2022

Menurut Sigit, penjualan motor hingga akhir 2020 diperkirakan hanya mencapai 3,6 juta hingga 3,7 juta unit. Artinya, penjualan tersebut turun sekira 43% dibandingkan penjualan motor nasional pada 2019 yang mencapai 6.487.460 unit.

Maka itu, industri otomotif khususnya roda dua kembali fokus pada sejumlah poin penting.

"Tentunya kita harus bisa bertahan dalam situasi pandemi ini dan perlu beberapa poin penting saat menghadapi situasi pasar di masa pandemi," ujar Sigit.

Sigit melanjutkan, poin yang dimaksud adalah perlunya kolaborasi yang kuat dari hulu sampai hilir dengan melibatkan peran pemerintah, menyiapkan diri dengan lebih baik, dan memperkuat business model yang didukung SDM andal dan kompeten serta pemanfaatan teknologi.

"Nanti, kalau pasar sudah recovery, kita sudah siap dengan segala persiapannya," kata Sigit.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini