Mobil Jarang Dicuci di Musim Hujan, Bisa Jamuran dan Karatan

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 52 2286085 mobil-jarang-dicuci-di-musim-hujan-bisa-jamuran-dan-karatan-uTiYZu46kh.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Musim hujan akan membuat mobil sering kotor. Untuk itu, mobil pun harus sering dibersihkan dan dicuci. Tetapi, bagaimana jika mobil ternyata jarang dicuci?

Jamur yang timbul akibat butir air hujan yang menempel pada mobil juga bisa membuat cat terlihat kusam, dan cukup sulit untuk mengembalikan cat mobil yang kinclong.

Selain itu, jika mobil lama tidak dicuci, air hujan dan kotoran yang menempel di rongga sasis dan komponen-komponen suspensi bisa mengakibatkan oksidasi pada besi yang menimbulkan karat.

Pencucian menggunakan lift hidrolik dapat menjadi solusi untuk membasmi permasalahan musiman tersebut, namun tidak disarankan untuk melakukan pencucian dengan lift hidrolik terlalu sering karena dapat membuat komponen suspensi mobil melemah.

Baca juga: 5 Cara Merawat Ban Mobil di Musim Hujan

Baca juga: Apa Aman Matikan Mesin Mobil Saat AC Menyala?

Saat mobil diangkat, sistem suspensi dan kemudi mobil dalam kondisi menggantung dapat mengganggu kestabilan mobil karena spooring dan balancing dapat berubah. Mencuci mobil menggunakan lift hidrolik disarankan maksimal dua kali dalam sebulan.

Untuk itu, mencuci mobil secara keseluruhan di rumah sebaiknya dilakukan paling sering sepekan sekali. Sedangkan jika dibawa ke tempat pencucian, sebaiknya dilakukan maksimal dua kali dalam sebulan.

Mencuci di tempat umum bisa membersihkan bagian bawah kendaraan yang banyak kotoran menempel bekas hujan. Sedangkan untuk pembersihan sehari-hari cukup dilap menggunakan bahan halus saja.

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini