Cuma Sentuh Handphone, Pengemudi di Inggris Langsung Didenda Rp3,8 Juta

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 52 2297034 cuma-sentuh-handphone-pengemudi-di-inggris-langsung-didenda-rp3-8-juta-96XCfSlPi1.jpg (Foto: Shutterstock)

LONDON - Handphone bisa menjadi pemicu kecelakaan. Karena itu, di berbagai negara pasti ada pelarangan penggunaan handphone saat mengemudi.

Di Indonesia, larangan ini termuat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Sementara itu, dalam Pasal 283 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

Inggris ternyata memberlakukan aturan seputar handphone saat mengemudi dengan lebih ketat lagi. Saat pengemudi hanya memegang handphone, dia akan ditilang, dikenakan denda 200 poundsterling atau Rp3,8 juta (kurs Rp18.776 per pounsterling) dan surat izin mengemudi (SIM) terancam dicabut.

Baca juga: Musim Hujan, Jaga Shockbreaker Mobil Jangan Sampai Rusak

Baca juga: Foxconn Buat Produk Platform Mobil Listrik


Menteri Jalan Raya Inggris Baroness Vere mengesahkan aturan baru tersebut pada 17 Oktober 2020. Dengan beleid ini, semua aktivitas yang membuat pengemudi menyentuh gadget resmi dilarang mulai tahun depan.

Aturan pelarangan memegang handphone ini termasuk pengunaan untuk layanan peta (maps), sekadar membaca pesan yang masuk apalagi untuk mengecek sosmed. Demikian dilansir dari The Sun, Rabu (21/10/2020).

Aturan ini juga berlaku ketika lampu merah, di mana mobil harus berhenti. Bahkan, aturan ini menyebut ketika mesin mobil masih menyala, handphone menjadi haram untuk disentuh.

Tetapi, jika pengemudi mau membeli makanan melalui layanan drive thru dan membayar dengan pembayaran melalui handphone masih diperbolehkan.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini