Alasan Ganti Ban Mobil Tidak Boleh Satu, Harus Sepasang

INews.id, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 52 2297161 alasan-ganti-ban-mobil-tidak-boleh-satu-harus-sepasang-6txhD5SV2P.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ban mobil mulai "botak" berarti waktunya untuk menggantinya. Ada beberapa hal yang patut diperhatikan dalam penggantian ban, termasuk jumlah ban yang diganti.

Karena alasan anggaran terbatas, membeli ban dengan cara dicicil satu atau diganti yang paling botak lebih dulu bukan hal yang tepat.

Disarankan minimal dua atau sepasang. Karena bila beli satu cengkraman ban kiri dan kanan akan berbeda. Hal ini malah menimbulkan risiko kecelakaan dalam mengemudi.

"Beli satu enggak oke. Karena kanan-kiri cengkramannya jadi berbeda. Ban yang baru lebih mencengkram, sedangkan ban setengah botak kurang mencengkram. Jika direm di tempat basah mobil akan membuang," kata Manager Training Dunlop, Bambang Hermanu Hadi dilansir dari iNews.id.

Baca juga: Cuma Sentuh Handphone, Pengemudi di Inggris Langsung Didenda Rp3,8 Juta

Baca juga: Musim Hujan, Jaga Shockbreaker Mobil Jangan Sampai Rusak

Dia menjelaskan, ketika kondisi demikian ban yang mencengkram akan berhenti saat direm. Sementara ban lama yang sudah gundul masih berputar, sehingga akselerasi kendaraan menjadi tidak seimbang. Ini berbahaya pada saat mobil dalam kecepatan tinggi.

"Jadi idealnya membeli ban minimal dua. Cara pemasangannya pun perlu diperhatikan. Di mana ban baru lebih baik dipasang di bagian belakang," katanya.

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini