Jika Joe Biden Menang Pilpres AS, Bakal Tinggalkan Cadillac One demi Mobil Listrik?

Sindonews, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 52 2303959 jika-joe-biden-menang-pilpres-as-bakal-tinggalkan-cadillac-one-demi-mobil-listrik-iulrPyxRaC.jpg (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Joe Biden yang bersaing dengan Donald Trump untuk Presiden Amerika Serikat (AS) beberapa kali memperlihatkan sikap yang pro lingkungan dalam kampanyenya. Termasuk keberpihakannya pada perkembangan mobil listrik.

Dalam rangkaian kampanyenya, situs Eenews bahkan pernah memuat ajakan Joe Biden agar orang-orang di Amerika Serikat mau mengganti mobil mereka dengan mobil listrik. Keinginan itu bahkan masuk dalam paket kebijakan Joe Biden jika menjadi Presiden Amerika Serika dengan dana sebesar USD2 triliun atau setara Rp28.844 triliun. Dana itu sebagian akan digunakan untuk memberikan insentif kepada siapa saja yang ingin mengganti mobil mereka dengan mobil listrik.

Transisi ke mobil listrik itu diyakini Joe Biden bukan hanya untuk menjaga lingkungan agar tetap asri. Selain itu Joe Biden percaya transisi ke elektrifikasi justru akan menjadikan industri otomotif Amerika sebagai yang terdepan di dunia.

"Saya percaya di masa depan Amerika bisa mendominasi industri otomotif jika beralih ke mobil-mobil listrik," ujar Joe Biden dilansir dari Sindonews.com.

Baca juga: Mobil Ini Terbuat dari Es, Cuma Tahan 40 Jam

Baca juga: Mercedes-Benz Barter Teknologi dengan Saham Aston Martin

Misi mulia ini memang terdengar mudah diucapkan. Hanya saja faktanya memang Amerika Serikat bukanlah pasar mobil listrik terbesar di dunia. Mereka masih kalah jauh dengan negara-negara lain seperti China, Norwegia hingga Inggris. Ini makin dibuktikan ketika perusahaan mobil Amerika Serikat seperti Ford dan General Motors justru membuat mobil listrik tidak menargetkan masyarakat Amerika sebagai pasar utama.

Kebijakan ini bahkan dikritik karena memang ajakan Joe Biden bukanlah hal yang baru. Mentor Joe Biden, Barack Obama bahkan pernah mengeluarkan kebijakan yang hampir sama yakni memberikan insentif bagi warga Amerika Serikat yang ingin mengganti mobil lama mereka dengan mobil baru yang memiliki tingkat emisi yang baik. Nyatanya program itu gagal total.

Jika memang berhasil menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46, sebaiknya Joe Biden membuktikan keinginan itu dengan mengganti mobil kenegaraan Presiden Amerika Serikat, Cadillac One dengan mobil listrik.

Dari segi emisi yang dikeluarkan, Cadillac One ibarat monster polusi berjalan. Beratnya saja hampir 9 ton karena telah dilengkapi dengan spesifikasi keamanan tingkat tinggi seperti kaca anti peluru, badan mobil anti serangan senjata mesin dan granat, hingga sistem pertahanan diri yang komprehensif.

Saking beratnya wajar jika mesin V8 Duramax dengan kapasitas silinder 6,6 liter itu kewalahan. Situs Car Guide menyebutkan konsumsi bahan bakar mobil itu bahkan adalah 63,5 liter per 100 kilometer. Artinya untuk jarak sekitar 600 meter saja mobil itu menghabisan 1 liter bahan bakar. Bayangkan jika Joe Biden menjadi presiden dan terus menggunakan mobil kenegaraan itu. Tentu kontras dengan keinginannya membuat lingkungan yang lebih bersih dan memajukan industri otomotif Amerika Serikat.

Dan mengganti mobil kenegaraan bukanlah hal yang sangat sakral. Agar selaras dengan pernyatannya sudah semestinya Joe Biden mengganti Cadillac One dengan mobil listrik. Lagipula, saat ini banyak pemimpin negara di dunia yang mengganti mobil kenegaraan mereka dengan mobil listrik. Yang terakhir adalah Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern yang sekarang menggunakan mobil listrik Hyundai Ioniq sebagai mobil negara.

Dan untuk bicara spesifikasi mobil listrik yang memiliki standar keamanan tinggi Tesla sudah memiliki teknologinya dengan menjadikan Tesla Cybertruck tidak mudah ditembus peluru dan granat. Apalagi adalah hal yang mudah bagi pemerintah Amerika memodifikasi mobil listrik sedemikian rupa untuk jadi lebih tangguh dan aman jika Joe Biden memang terpiih sebagai presiden baru Amerika Serikat. Tentunya itu akan semakin sempurna ketika dia mengkonversiChevrolet Corvette C2 kesayanganya jadi mobil listrik. (Wahyu Sibarani)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini