Tidak Mudah, Ini Sederet Syarat untuk Jadi Sopir Presiden AS

Sindonews, Jurnalis · Kamis 05 November 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 52 2304694 tidak-mudah-ini-sederet-syarat-untuk-jadi-sopir-presiden-as-jfjN7AbTw7.jpg (Foto: Reuters)

MARYLAND - Sopir terlihat bukan sebagai pekerjaan yang berat. Terpenting, memiliki kemampuan untuk mengendarai mobil dengan baik dan benar.

Tetapi, menjadi sopir Presiden Amerika Serikat (AS) ternyata bukan perkara mudah. Sopir Presiden AS umumnya merupakan tim pengamanan khusus presiden atau Secret Service.

Untuk bisa menjadi sopir orang nomor satu di AS ini, anggota Secret Service punya persyaratan yang lebih kompleks ketimbang Secret Service biasa. Selain harus memiliki keahlian tempur seperti James Bond, mereka juga diharuskan selihai Lewis Hamilton atau lebih malah, dalam mengendarai mobil kepresidenan, Cadillac One.

Dilaporkan oleh VOA, setiap agen Secret Service diizinkan untuk mencoba melamar jadi sopir Cadillac One. Hanya saja mereka harus melewati serangkaian pelatihan yang luar biasa berat.

Baca juga: Bus Khusus Presiden AS yang Diabaikan Trump

Baca juga: Jika Joe Biden Menang Pilpres AS, Bakal Tinggalkan Cadillac One demi Mobil Listrik?

Lokasi pelatihan sendiri bisanya dilakukan di sirkuit milik Secret Service yang ada di Maryland, Amerika Serikat. Selama pemusatan itu mereka dilatih selama lima hari yang dinamakan Protective Operation Driving Course. Di atas lahan seluas 550 meter mereka diajarkan tidak hanya untuk menguasai teknik berkendara super defensive tapi juga pelatihan skill berkendara dalam kecepatan tinggi.

Salah satu teknik mengemudi yang harus mereka kuasai adalah teknik J Turn, dimana mobil berbalik 180 derajat dalam kecepatan tinggi. Teknik ini penting dilakukan untuk melindungi PresidenAmerika Serikat dari lokasi yang berbahaya. "Teknik ini bertujuan untuk melindungi Presiden dari lokasi yang berbahaya ke lokasi perlindungan yang lebih aman secepat mungkin," ujar Thomas Murach, Special Agent in Charge, Secret Service Assistant.

Selama lima hari, para pelamar sopir Presiden Amerika Serikat itu terus mengasah kemampuan berkendara mereka. Mereka juga harus bersaing untuk menjadi yang terbaik. Thomas Murach mengatakan standar kelulusan menjadi sopir Presiden Amerika Serikat sangat tinggi. Dari ratusan yang melamar hanya ada beberapa orang yang bisa menjadi sopir Presiden Amerika Serikat.

"Agen yang tidak lulus akan kembali menjadi agen Secret Service biasa. Mereka boleh mencoba lagi untuk kedua kalinya tapi jika tidak lulus itu adalah kesempatan yang terakhir,"ucap Thomas Murach.

Begitu lulus Protective Operation Driving Course, para agen yang siap menjadi sopir tidak serta merta langsung mengemudikan Cadillac One. Mereka justru harus mengikuti pelatihan lagi yakni mengendarai motor besar yang senantiasa mendampingi Cadillac One.

Dengan motor besar itu, semua agen yang telah lulus harus mampu menguasai teknik mengendarai sepeda motor dengan cara yang esktrem. "Mereka akan meminta Anda melakukan banyak hal yang tidak mungkin dengan motor besar," ucap Lloyd Lamas.

Selesai? Belum karena mereka juga diharuskan mampu menguasai kendaraan lainnya mulai dari sepeda, ATV (All Terrain Vehicle), mobil golf dan yang terakhir adalah mampu mengendarai bus kepresidenan Amerika Serikat, Ground Force One.

Proses itu juga bukan proses terakhir karena setiap agen yang terpilih harus menguasai kondisi jalan di berbagai medan termasuk di berbagai negara yang biasa dikunjungi oleh Presiden Amerika Serikat. Mereka harus mampu mengenal dan membaca kondisi jalan yang akan ditempuh dan langsung mengetahui jika memang ada hal-hal berbahaya di jalan yang akan dilalui oleh orang nomor satu di Amerika Serikat.

Melelahkan memang tapi setidaknya menjadi sopir Presiden Amerika Serikat sama saja menjadi orang yang paling dekat dengan Presiden Amerika Serikat. Mereka akan mendapatkan banyak keistimewaan seperti halnya yang didapat Presiden Amerika Serikat, kecuali memerintah negaranya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini